Suara Denpasar – Jaksa Agung Sanitiar burhanuddin mengingatkan seluruh jajarannya yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman, agar tidak memamerkan harta kekayaannya atau dalam bahasa gaul disebut ‘flexing’.
“Saya titip pesan agar jangan pamer atau flexing selama di kampung halaman. Bangun kepekaan sosial dan empati di masyarakat,’ kata Burhanuddin mengingatkan, dikutip Suara Denpasar dari Antaranews, Jumat (21/4/2023).
Burhanuddin memahami betul bahwa tradisi mudik merupakan ajang untuk menghangatkan kembali silaturahmi yang mungkin renggang karena kesibukan masing-masing anggota keluarga.
Di lain sisi, dia juga menyampaikan bahwa Kejaksaan Agung melaksanakan program Mudik Bareng Jaksa Agung yang diinisiasi oleh Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja).
Melalui program ini, Kejaksaan Agung sudah memberangkatkan sebanyak 726 pemudik menggunakan 14 bus tujuan Solo, Semarang, Yogyakarta, Tasikmalaya, Lampung, Surabaya, dan Garut.
Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai upaya mengurangi volume kendaraan di jalan yang seringkali mengakibatkan kemacetan.
“Kami turut mendukung progam pemerintah dalam rangka mengantisipasi kemacetan dan penggunaan sepeda motor untuk mudik lebaran,” katanya.
Selain itu, Burhanuddin menambahkan jika program mudik ini dilaksanakan secara gratis. Sehingga dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu yang ingin bertemu dengan keluarganya.
Dia juga berharap program Mudik Bareng Jaksa Agung yang banyak memberikan manfaat bagi rakyat ini dapat menjadi program berkelanjutan.
Baca Juga: Sekda Riau Klaim Postingan Flexing Istrinya Cuma Barang KW, Warganet: Bohong Banget!
Selama mudik ini, Biro Umum Kejaksaan Agung juga sudah menerbitkan surat edaran di lingkungan kejaksaan terkait larangan penggunaan kendaraan dinas untuk keperluan mudik.
“Dalam surat tersebut sudah diimbau untuk patuh, sehingga tidak ada yang melanggar,” terang Ketut Sumedana, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung.(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Sebanyak 406 Pemudik Ikuti Program Mudik Gratis dari Kepolisian Bali
-
Daftar Ucapan Selamat Idul Fitri Bahasa Inggris, Cocok Sambut Hari Kemenangan
-
Cuti Hari Raya Idul Fitri, BI Bali Hentikan Layanan Sistem Kriling Pada 19-25 April 2023
-
Pemerintah Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2023, Simak Cara dan Ketentuannya!
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta