- Kapolres Metro Jakarta Pusat membantah dugaan peluru nyasar yang menyebabkan kaca pecah di Gedung Badan Gizi Nasional.
- Penyebab kaca pecah pada Kamis (9/7/2026) di Jakarta Pusat diduga akibat pemuaian karena perbedaan suhu ekstrem.
- Pihak pengelola gedung menyatakan bahwa insiden kaca pecah merupakan peristiwa wajar yang sering terjadi saat kemarau.
Suara.com - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung membantah dugaan peluru nyasar yang disebut mengenai kaca Gedung Badan Gizi Nasional (BGN).
Reynold mengatakan peristiwa pecahnya kaca tersebut diduga dipicu oleh cuaca panas yang ekstrem. Sementara itu, suhu di dalam ruangan BGN lebih dingin karena penggunaan pendingin ruangan (AC).
“Pecahan kaca di gedung BGN. Pecahan kaca diduga karena diluar suhu yang panas dan di dalam dengan menggunakan AC sehingga memuai yang mengakibatkan kaca pecah,” kata Reynold saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2026).
Reynold menyampaikan, berdasarkan keterangan dari pihak pengelola gedung, peristiwa pecahnya kaca merupakan hal yang wajar saat musim kemarau.
Dalam satu tahun, biasanya terjadi satu hingga dua peristiwa kaca pecah pada musim kemarau.
“Disampaikan pihak pengelola gedung atas nama Martin bahwasanya dalam 1 tahun bisa 1 sampai 2 kali kaca gedung pecah saat musim panas atau kemarau,” ujarnya.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa peristiwa pecahnya kaca di Gedung BGN, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, disebabkan oleh tembakan orang tidak dikenal. Kaca yang pecah berada di lantai 2 gedung tersebut.
Peristiwa itu sempat membuat para pegawai BGN panik. Namun, dipastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Baca Juga: Kaca Kantor Badan Gizi Nasional Pecah, Polisi Selidiki Dugaan Penembakan oleh OTK
Berita Terkait
-
Kaca Kantor Badan Gizi Nasional Pecah, Polisi Selidiki Dugaan Penembakan oleh OTK
-
Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo
-
Dihadang saat Mau Geruduk BGN, Orator Demo MBG Sebut 1,5 Juta Pekerja Terancam: Negara Harus Hadir!
-
BGN Janji Benahi Program MBG agar Lebih Tepat Sasaran
-
Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Sentil Erick Thohir, Prabowo Resah Indonesia Tak Masuk Piala Dunia: Boy, Kasih Tahu Adikmu
-
Prabowo Resmikan Biodiesel B50, Babak Baru Pengurangan Impor BBM Dimulai
-
Sindir Awardee LPDP Tak Mau Pulang, Menteri Brian: Kalau Terbaik, Kenapa Takut Bertarung di RI?
-
Penampakan Terkini Kafe d'Clan Signature Cipete Tutup Usai Polri Sita Uang Rp67 Miliar
-
Alumni LPDP Tak Kembali karena Minim Peluang Kerja, Mendiktisaintek Beri Tantangan Begini!
-
Kaca Kantor Badan Gizi Nasional Pecah, Polisi Selidiki Dugaan Penembakan oleh OTK
-
Viral! Eks Ajudan Prabowo Disebut Pimpin Penjemputan Saksi Kasus Jampidsus di Polda Metro
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Hendardi Minta Presiden Turun Tangan Usut Oknum TNI yang Diduga Halangi Penyidikan Korupsi
-
Suasana Terkini Polda Metro, Brimob Siaga Penuh Buntut Isu TNI Jemput Paksa Saksi Jampidsus