Suara Denpasar - Perang Sudan pecah pada 15 April 2023 lalu. Tepatnya terjadi di Khartoum. Perang ini telah menewaskan 400 orang lebih.
Sebagai upaya evakuasi, 538 WNI dipindahkan ke Jeddah menggunakan delapan bus dan satu mini bus KBRI. Hal ini tertulis dalam keterangan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Evakuasi itu dilakukan pada Minggu (23/4/2023) dan membutuhkan 15 jam menuju Jeddah. Perjalanan itu melalui kota Atbara, Damir hingga Sawakin.
Saat berita ini dikutip dari BBC pada (24/4/2023), para WNI ini telah beristirahat di Port Sudan. Mereka akan berangkat menuju Jeddah menggunakan jalur laut.
Dari 538 WNI yang dievakuasi itu, 240 laki-laki, 273 perempuan dan 25 balita.
Mereka sebagian besar mahasiswa Indonesia, pekerja imigran hingga pegawai KBRI dan keluarga.
Meski mencapai ratusan rupanya masih ada WNI yang akan menjadi target evakuasi tahap kedua. Total 289 WNI lainnya masih tertinggal.
Menlu Retno Marsudi mengumumkan bahwa WNI lainnya yang masih berada di Sudah dan sekitarnya wajib melaporkan posisi ke KBRI Khartoum.
Sebab ini akan mempermudah evakuasi tahap kedua. Mereka yang masih berada di lokasi daerah konflik ini akan dievakuasi secepatnya. (*/Haryo)
Baca Juga: Miris, Jurnalis Ini Ungkap Pengalaman Terjebak Perang di Sudan
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Padang Pariaman Gelar Pacu Kudo Usai Lebaran Idul Fitri 2026, Ini Lokasinya
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'