Suara Denpasar - PSIS Semarang, tim sepak bola terkenal dari Kota Semarang, Jawa Tengah, telah mengumumkan bahwa tidak akan ada kenaikan harga tiket pertandingan mereka untuk musim Liga 1 Indonesia 2023/2024.
Dilansir dari AntaraNews, keputusan ini diambil oleh manajemen tim dengan harapan dapat mendorong lebih banyak pendukung untuk mendukung langsung di stadion.
CEO PSIS Semarang, A.S. Sukawijaya, yang akrab disapa Yoyok Sukawi, menjelaskan bahwa harga tiket untuk tribun suporter tetap dijual dengan harga Rp75 ribu, tribun timur Rp120 ribu, tribun barat Rp200 ribu, dan tiket VIP Rp300 ribu.
Yoyok berharap bahwa dengan menjaga harga tiket tetap stabil, akan ada peningkatan jumlah pendukung yang hadir di stadion untuk memberikan dukungan kepada tim.
Dalam siaran pers yang dirilis oleh manajemen PSIS Semarang di Semarang pada Jumat, Yoyok Sukawi mengatakan, "Tidak ada kenaikan, masih sama seperti musim lalu," kata Yoyok Sukawi dikutip dari AntaraNews (30/6/2023).
Ia meyakini bahwa dukungan yang diberikan oleh warga Kota Semarang dan sekitarnya akan menjadi motivasi bagi para pemain yang dilatih oleh Gilbert Agius dalam menghadapi musim yang akan datang.
Pertandingan pembuka Liga 1 Indonesia 2023 antara PSIS Semarang dan Bhayangkara FC telah dijadwalkan berlangsung pada tanggal 3 Juli di Stadion Jatidiri Semarang, dengan PSIS Semarang sebagai tuan rumah.
Yoyok menyebut bahwa pembelian tiket secara daring dapat dilakukan melalui aplikasi Tiket.com, memberikan kemudahan bagi para pendukung untuk mendapatkan tiket pertandingan.
PSIS Semarang sendiri telah mempersiapkan timnya dengan baik untuk menghadapi Liga 1 Indonesia 2023/2024. Pada musim baru ini, tim yang dipimpin oleh Septian David Maulana dan rekan-rekannya memiliki target untuk finis di posisi empat besar klasemen Liga 1.
Baca Juga: Elkan Baggott Akan Hadapi Leicester City? Bek Timnas Indonesia Tampak Latihan Bareng Ipswich Town
Dengan menjaga harga tiket tetap terjangkau, PSIS Semarang berharap dapat memperoleh dukungan yang kuat dari pendukungnya dalam mencapai tujuan tersebut.
Dengan keputusan untuk tidak menaikkan harga tiket, PSIS Semarang menunjukkan komitmennya untuk memberikan kesempatan kepada seluruh pendukung untuk menyaksikan pertandingan tim mereka dengan harga yang terjangkau.
Semoga langkah ini dapat mendorong semakin banyak orang untuk mendukung PSIS Semarang secara langsung di stadion dan menciptakan atmosfer yang menyemangati para pemain dalam setiap pertandingan Liga 1.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Jeratan Telegram Mahasiswa di Bandar Lampung: Rayu Gadis 16 Tahun dengan Iming-iming Makeup
-
Kepala Daerah Menjerit! Beban Gaji 20 Ribu PPPK di Sulsel Menguras Kas Daerah
-
Media Kuwait Puji Progres Timnas Indonesia: Sebut Skuad Garuda Mengagumkan
-
Prediksi Juara Piala Dunia 2026? Spanyol dan Prancis Paling Dijagokan
-
PSSI Siap Pajang Foto Suporter Penghina Beckham Putra, Pelaku Terancam Blacklist
-
Sepatu Asics Magic Speed Cocok untuk Lari Apa? Cek Kelebihan, Harga dan Review Pengguna
-
5 HP Midrange dengan Kamera Terbaik untuk Video Sinematik, Hasil Stabil dan Warna Dramatis
-
Berawal dari Pertemuan Singkat di AS, Raffi Ahmad Heran Terseret Kasus Suap Impor Bea Cukai
-
Pertamax dan Pertalite Trending, Publik Keluhkan Antrean Panjang serta Dampak BBM Mahal
-
Sidang Kasus Abdul Wahid Undang Pakar Hukum usai Hadirkan Saksi Mahkota