Suara Denpasar – Beredar kabar Kim Jong Un ancam akan musnahkan Australia apabila menyerang Indonesia, perang besar disebut dimulai.
Kabar tersebut disebarkan oleh kanal YouTube JAGAT NUSANTARA pada Jum’at, 14 Juli 2023 dengan video berdurasi 8 menit 24 detik dan sudah ditonton 8,3 ribu kali sejak 3 jam diunggah.
Video itu disebar dengan judul ‘Tombol Rudal Disiapkan! Jepang-AS Ikur Campur Bela Australia, Kim Jong Un Murka Perang Besar Dimulai’, dilansir Suara Denpasar pada Sabtu, (15/7/2023).
Selain itu, pada thumbnail video juga dituliskan ‘Percepat Kiamat Australia’.
Lantas benarkah berita tersebut? Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran mendalam terkait video yang beredar itu, berikut ini hasil cek fakta.
CEK FAKTA
Setelah diputar, video itu menyampaikan penjelasan sang narator yang menarasikan situasi mencekam antara kubu Indonesia dan Korea Utara melawan Australia, Amerika Serikat.
“Kim Jong Un ancam akan musnahkan Australia-AS jika lakukan serangan pendahuluan terhadap Indonesia,” ucap sang narator.
Akan tetapi hingga akhir video tidak ditemukan bukti yang bisa membenarkan berita mencekam seperti apa yang disampaikan oleh sang narator.
Baca Juga: Perang Sudan Meledak, Begini Nasib Ratusan WNI, Termasuk 25 Balita
Kemudian, video itu juga menayangkan potongan pernyataan seorang presenter tentang pertemuan Presiden Jokowi dengan Korea Utara.
“Pertemuan Presiden Joko Widodo secara bilateral dengan Korea Utara berlangsung tertutup, pertemuan ini bertujuan melangsungkan kerja sama,” ucap sang presenter dalam potongan video itu.
Setelah ditelusuri, video itu aslinya merupakan video lawas 8 tahun lalu, yaitu pada 23 April 2015.
Konteks dari video aslinya juga adalah pertemuan bilateral dalam rangka membangun kerja sama bilateral namun bukan soal peperangan.
Salah satu pembahasan dalam pertemuan itu adalah tawaran Korea Utara soal teknologi hemat energi untuk Indonesia, berikut ini link video lengkapnya:
https://youtu.be/zN5nNZKbI7k
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Diskon Besar Alfamart April 2026, Ini Daftar Cemilan Murah yang Banyak Diburu
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru
-
Novel Damar Kambang, Mencari Kebebasan di Balik Tabir Adat
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Tips Memilih Power Bank yang Aman Dibawa Naik Pesawat, Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen
-
Manuver Putra Mahkota 'Raja Minyak' Lolos Jerat Korupsi Pertamina