Suara Denpasar – Pemain Persija Jakarta, Witan Sulaeman angkat bicara soal tudingan yang diarahkan kepadanya soal tindakan handball ketika laga Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya beberapa hari lalu.
Witan dianggap mengontrol bola dengan tangan saat berduel dengan bek Persebaya Surabaya, Arief Catur Pamungkas.
Tetapi duel satu lawan satu itu dan Witan Sulaeman yang memiliki posisi lebih baik untuk mencetak gol dijatuhkan oleh Arief Catur dan wasit mengganjarnya dengan kartu merah.
Keputusan wasit tersebut membuat Persebaya bermain dengan 10 orang pemain sejak menit ke-29.
Pemain asal Palu, Sulawesi Tengah itu pun merasa mengontrol bola dengan kaki bukan dengan tangan seperti tudingan yang diarahkan kepadanya.
Witan pun akan melihat tayangan ulang laga Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya untuk memastikan bahwa ia tidak melakukan handsball.
“Saya merasa saya kontrol bola dengan kaki kanan saya bukan pakai tangan. Tapi saya harus melihat tayangan ulangnya untuk melihat lebih jelas apa yang terjadi,” ungkap Witan dilansir Suara Denpasar dari laman resmi klub, Selasa (1/8/2023).
Kemenangan atas Persebaya juga menjadi motivasi bagi Witan Sulaeman untuk membawa Persija ke posisi yang lebih baik di tangga klasemen sementara BRI Liga 1 2023-2024.
Kemenangan tersebut juga menjadi modal bagus bagi Persija menatap laga berikutnya melawan PSS Sleman pada laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2023-2024.
“Setelah meraih kemenangan ini kami semua tetap harus bekerja keras lagi agar terus bisa menampilkan permainan terbaik untuk tim ini,” pungkasnya. (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
10 Ribu Peserta Serbu Makassar, Pemprov Sulsel: Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Pesona 'Noni Belanda' Kaltim Curi Perhatian di HUT Dekranas