Suara Denpasar – Setelah menutup karir sebagai pemain sepak bola, eks Persija Jakarta Addison Alves memutuskan untuk beralih ke dunia pelatihan. Sebelum menjabat sebagai pelatih di Puente Castro FC, ia pernah menjadi asisten pelatih di klub Bali United pada tahun 2020.
Pada tanggal 27 Juli 2023, klub tersebut secara resmi mengumumkan penunjukan Addison Alves sebagai pelatih baru mereka.
Pengalamannya sebagai asisten pelatih sebelumnya diharapkan dapat membawa kontribusi positif dalam pengelolaan dan pengembangan skuad Puente Castro FC.
Addison Alves bukanlah sosok asing dalam dunia sepak bola profesional Spanyol. Sebelum meniti karir sebagai pelatih, ia telah membuktikan kemampuannya sebagai pesepak bola di Spanyol dengan bermain untuk klub-klub seperti Hercules CF dan FC Cartagena.
Namun, tak hanya itu, Addison juga memiliki pengalaman bermain di luar Spanyol, khususnya di Liga Indonesia dan Liga Thailand.
Perjalanan Addison Alves di Liga Indonesia dimulai pada tahun 2013 ketika ia bergabung dengan PSIS Semarang.
Bersama tim Laskar Mahesa Jenar, Alves berhasil mengumpulkan 9 gol dari 15 pertandingan. Setelah itu, ia melanjutkan karier di Persela Lamongan, di mana ia tampil dalam 23 pertandingan dan mencetak 9 gol.
Pada tahun 2017, Addison kembali ke Liga Indonesia setelah sebelumnya merasakan atmosfer sepak bola Thailand. Kali ini, ia bergabung dengan Persipura Jayapura, klub ternama di Indonesia. Di Persipura, Addison Alves menunjukkan ketajamannya sebagai striker dengan mencetak 15 gol dari 30 pertandingan yang ia lakoni.
Sejak itu, perjalanan karier Addison membawanya ke Persija Jakarta pada tahun 2018. Namun, di klub Macan Kemayoran tersebut, performa Alves tidak sebaik yang diharapkan, hanya berhasil mencetak 1 gol dari 11 laga yang dimainkan.
Meskipun demikian, Addison tidak menyerah dan memutuskan kembali ke Persipura pada paruh musim berikutnya, di mana ia berhasil menambahkan 5 gol dalam 16 pertandingan yang ia mainkan.
Tak hanya bermain di Indonesia, Addison Alves juga mencatatkan pengalaman bermain di Liga Thailand bersama Siam Navy. Semua pengalaman bermain di berbagai negara dan kompetisi ini menjadi bekal berharga bagi Addison Alves dalam memahami dinamika permainan sepak bola yang berbeda.
Dengan kiprahnya yang mengesankan sebagai pesepakbola profesional dan pengalaman melatih yang dimilikinya, Addison Alves sepertinya siap untuk menghadapi tantangan baru sebagai pelatih klub Liga Spanyol. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Film Okay! Madam 2 Tayang 12 Agustus, Kapal Pesiar Jadi Medan Aksi Baru
-
Pajak Ecommerce Segera Berlaku, Siapa dan Apa yang Dipajaki?
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Bukan Malas, Ini Alasan Logis Mengapa Generasi Sekarang Sulit Punya Rumah di Usia 25
-
JK di Pemakaman Rachmat Gobel: Kita Kehilangan Sosok yang Paham Masalah Bangsa
-
Menanti Duel Dua Generasi di Wimbledon 2026, Sanggupkah Novak Djokovic Redam Jannik Sinner?
-
Ombudsman Tinjau Langsung Fasilitas dan Pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak
-
ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton
-
Manga Populer Darwin's Game Resmi Jadi Film Live Action, Tayang Maret 2027
-
Tuan Guru Jadi Tersangka Kasus Pembakaran Santri, Rieke: Jangan Berhenti di Penjara