Suara Denpasar - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir wajib tahu ada salah satu pemain timnas wanita dari Indonesia, yakni Zahra Muzdalifah baru-baru ini membeberkan borok alias kondisi miris sepak bola di tanah air.
Hal itu disampaikan Zahra saat sesi wawancara bersama media asing asal Jepang, Sankei.com.
Striker andalan yang saat ini resmi jadi pemain Cerezo Osaka itu mengatakan, masalah terbesar perkembangan sepak bola wanita Indonesia ialah tidak adanya kompetisi profesional.
"Masalah terbesar adalah tidak adanya liga di negara saya. Tanpa adanya turnamen, kita tidak bisa menetapkan tujuan dan para pemain tidak memiliki motivasi untuk berlatih dan mengasa diri," ucap Zahra, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube WE LEAGUE, Minggu (3/9/2023).
Ia pun mengaku kondisi inilah yang akhirnya membuat dirinya terpaksa harus pergi ke luar negeri untuk bermain.
"Tiga anggota Timnas Indonesia Putri, termasuk saya terpaksa pergi ke luar negeri untuk bermain," katanya.
Zahra merasa dirinya sangat beruntung. Namun ia juga menyayangkan karena masih banyak pemain wanita di Indonesia yang tidak diberikan kesempatan yang sama.
"Saya beruntung, tapi tidak dengan banyak pemain wanita lainnya di Indonesia," ujar kapten Timnas Indonesia dalam Asian Games 2018 itu.
Dalam kesempatan itu, Zahra juga menceritakan bahwa di awal ia berkarier di dunia sepak bola, banyak orang yang mencibirnya.
"Mengapa kamu bermain sepak bola ketika kamu perempuan," kata Zahra menirukan perkataan menohok sejumlah orang yang mencibirnya.
Meski diremehkan dan dicibir habis-habisan, namun dia mengaku tidak peduli dengan hal tersebut. Sebab, menurutnya sepak bola bukan hanya ada untuk laki-laki.
"Saya tidak keberatan dengan ucapan itu. Tapi tidak semua orang bisa seperti saya. Sepak bola itu bukan hanya milik laki-laki," tegas Zahra.
Sementara itu, saat diwawancarai pihak Liga Sepak Bola Profesional Pemberdayaan Wanita Jepang, WE LEAGUE, Zahra berharap usahanya bermain di luar negeri ini dapat menjadi pembuka jalan bagi pesepakbola wanita lainnya
"Saya ingin mengubah sesuatu menjadi lebih baik. Alasan mengapa saya datang ke luar negeri seperti ini adalah untuk membuka pintu dan peluang bagi banyak masyarakat Indonesia untuk bermain di luar negeri," pungkas gadis 21 tahun itu. (*)
Berita Terkait
-
Resmi! FIFA Rilis Logo dan Maskot Piala Dunia U-17, Warganet Bangga: Akhirnya Bacuya Kembali ke Rumah
-
Ketum PSSI Kena Senggol, Usai Irfan Jauhari Absen 9 Bulan Gegara Cedera Parah di Piala AFF U-23 2023, Erick Thohir Berani Tanggung Jawab?
-
Cek Fakta: Ketum PSSI Marah Besar Usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Korea Selatan 0-1, Erick Thohir Langsung Buat Keputusan Mengejutkan
-
Ketum PSSI Usulkan Wasit Wanita Pimpin Liga 1, Niat Baik Erick Thohir Ini Malah Kena Sempro Warganet
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
Rahasia Atasi Mesin Cuci Bergoyang dan Berisik di Rumah, Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Sempat Hilang, Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Sungai Rejosari Lampung Tengah