Suara Denpasar – Persebaya dan Persib Bandung pda pekan ke-13 berhasil merangsek posisi PSIS Semarang di papan klasemen sementara BRI Liga 1 2023/2024.
Persebaya & Persib Bandung tercatat saat ini memiliki poin yang sama dengan PSIS Semarang yakni 21 poin.
Dimana, PSIS Semarang saat ini ada di peringkat ke-4 di papan klasemen sementara disusul Persib Bandung (5) dan Persebaya (6).
Ketiga klub tersebut tercatat sama-sama meraih kemenangan pada laga pekan ke-13. Apapun PSIS Semarang unggul 1-0 atas Barito Putera, Persebaya menang 3-1 dari Arema FC dan Persib Bandung unggul 2-1 atas Bhayangkara FC.
Di tengah keberuntungan yang diraih ketiga klub tersebut Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll justru masih sibuk komentari keputusan wasit pada laga kontra Bali United, Minggu (24/9/2023) malam kemarin.
Pada laga yang berlangsung di kandang Persija Jakarta, Stadion Patriot Candrabhaga tersebut, tim asuhan Thomas Doll bermain imbang 1-1 dengan klub berjuluk Serdadu Tridatu itu.
Dikutip melalui website resmi klub, Thomas Doll mengutarakan kekecewaannya terhadap keputusan wasit sepanjang laga melawan Bali United.
Salah satunya keputusan wasit Aidil Azmi, pada menit 31’ dimana saat itu Witan Sulaeman dilanggar Ardi Idrus di dalam kotak penalti. Namun, wasit hanya mendapat tendangan bebas.
“Situasi sudah jelas. Harusnya kami mendapat penalti karena Witan (Sulaeman) berada di dalam kotak penalti saat dilanggar. Sudah pasti jika babak pertama skor imbang 1-1 pasti jalannya laga akan berubah,” katanya dikutip Suara Denpasar, Senin (25/9/2023).
Baca Juga: Pelatih Borneo FC Ingatkan Stefano Lilipaly dkk Untuk Tak Boleh Remehkan PSM Makassar
Pelatih berkebangsaan Jerman itu pun sempat menyayangkan para pemainnya tidak mampu memanfaatkan jumlah pemain.
“Terlepas dari keputusan wasit yang sangat buruk, kami memiliki ball possesion sebesar 75%. Namun kami kurang memanfaatkannya dengan baik,” lanjutnya.
Dengan hasil imbang yang diraih tersebut, Persija Jakarta pun saat ini ada di peringkat ke-9 dengan 18 poin dalam 13 laga hasil dari 4 kali menang, 6 imbang dan 3 kali kalah. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Pertandingan PSIS Semarang vs PSM Makassar Resmi Diundur karena Alasan Ini, Cek Jadwalnya
-
Beda Nasib! Debut Josep Gombau di Persebaya Banjir Pujian, Aji Santoso di Persikabo 1973 Justru Dihujat
-
Profil Rahmat Arjuna, Wonderkid Bali United yang Catatkan Gol Perdana di Liga 1 Kontra Persija Jakarta
-
Tak Peduli Dituding Lakukan Strategi Rebahan? Pelatih Bali United Puas Curi Poin dari Persija
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Jelang FIFA Series 2026, Justin Hubner Kirim Sinyal Bahaya Lewat Gol di Liga Belanda
-
Gubernur Bobby Nasution Luncurkan Wifi Gratis di 8 Kota di Sumut, Ini Lokasinya
-
Pesta Belanja Jakarta Festive Wonder: Diskon Hingga 70 Persen di 80 Pusat Perbelanjaan Saat Ramadan
-
Siapa Putri Ayatollah Ali Khamenei yang Disebut Turut Tewas dalam Serangan AS-Israel?
-
Kiper Bundesliga Keturunan Bali Dapat Restu Ibu Bela Timnas Indonesia
-
Dari Versi Mini sampai Pro: Ini 5 Rekomendasi Drone DJI Paling Worth di 2026
-
Kurir Narkoba Jaringan Koko Erwin Ditangkap di Pekanbaru
-
Menahan Lapar, Menahan Amarah: Ujian Sebenarnya saat Puasa
-
Rapor Jay Idzes Lawan Atalanta: 6 Sapuan Bersih dan Disiplin usai Kartu Kuning
-
Gaji Tak Cukup, Kebutuhan Hidup Menumpuk: Guru Honorer Nekat Rangkap Jabatan Meski Dilarang Aturan