Suara Denpasar - Terminal VIP Bandara I Gusti Ngurah Rai semarak dengan kedatangan delegasi AALCO (Asian African Legal Consultative Organization) yang dipimpin oleh Vice-Minister of Justice dari Negara Saudi Arabia dan Minister of Justice and Legal Affairs dari Negara Oman.
Direktur Perdata Administrasi Hukum Umum, Santun Maspari Siregar, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Bali, Alexander Palti, dengan menyambut kedatangan tamu-tamu istimewa ini dalam rangka menghadiri gelaran AALCO Tahunan ke-61.
Gelaran AALCO ini merupakan momen penting yang berlangsung dari tanggal 15 hingga 20 Oktober 2023 di Pulau Dewata, Bali.
AALCO sendiri adalah forum konsultasi yang menghubungkan negara-negara Asia dan Afrika, bertujuan untuk mengkoordinasikan pandangan dan membangun pemahaman bersama terkait isu-isu hukum yang sedang berkembang.
Tujuan utama dari forum ini adalah untuk memperjuangkan kepentingan bersama negara-negara di kawasan Asia dan Afrika.
Forum ini berakar dari Konferensi Asia-Afrika yang bersejarah pada tahun 1955 di Bandung, dan Indonesia, dengan Presiden Soekarno sebagai inisiator, memegang peran penting dalam pembentukan AALCO.
Gelaran Tahunan AALCO ke-61 ini menjadi lebih spesial dengan kehadiran 47 negara anggota, 2 negara pengamat tetap, 42 negara pengamat, 2 otoritas pengamat, dan 24 organisasi pengamat. Ini adalah bukti komitmen dan ketertarikan yang kuat terhadap kerja sama hukum antara Asia dan Afrika.
Kakanwil Kemenkumham Bali, Romi Yudianto, dengan antusias mengungkapkan pentingnya forum ini.
"AALCO Tahunan adalah wadah yang sangat berharga bagi negara-negara di kedua benua ini dalam membangun pemahaman bersama mengenai isu-isu hukum yang krusial saat ini," paparnya.
Baca Juga: Salah Gunakan Izin Tinggal dan Overstay, Kanwil Kemenkumham Bali Deportasi 5 WNA
Harapnya, forum ini akan menghasilkan kesepakatan yang bermanfaat bagi semua negara peserta dan akan memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan hukum internasional secara keseluruhan.
Konferensi AALCO 2023 adalah wujud nyata dari upaya bersama untuk mencapai pemahaman hukum yang lebih dalam dan untuk mengadvokasi kepentingan bersama di antara negara-negara Asia dan Afrika.
Dengan partisipasi yang kuat dan semangat kolaborasi yang menggebu, forum ini akan menjadi tonggak penting dalam sejarah kerja sama hukum lintas benua. ***
Tag
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026