Suara Denpasar - Saat haid tiba, banyak wanita mengalami perubahan fisik yang kadang tidak nyaman, seperti sakit pinggang saat haid, kram perut, dan nyeri pada payudara.
Meskipun sakit ini umum terjadi, pengaruhnya bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, ada beberapa cara untuk mengatasi rasa sakit pinggang saat haid ini.
Salah satu penyebab utama sakit pinggang saat haid adalah perubahan hormon. Studi dari Journal of Exercise Rehabilitation mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama adalah hormon prostaglandin.
Ketika rahim berkontraksi kuat, suplai oksigen ke beberapa otot di sekitarnya berkurang, menyebabkan rasa sakit.
Hormon prostaglandin ini juga dapat menyebabkan rasa sakit di rahim dan perut, serta mual, sakit kepala, dan diare. Rasa sakit ini juga bisa dirasakan di perut, payudara, panggul, dan bahu.
Menurut Dr. Houman Danesh, seorang ahli fisioterapi dari Mount Sinai Hospital, New York, dikutip denpasar.suara.com Kamis, 26 Oktober 2023. "Rasa sakit ini berasal dari rahim yang berkontraksi dan melepaskan lapisan yang menumpuk sejak siklus terakhir."
Sakit pinggang saat haid sering disebut sebagai dismenore, yang merupakan gangguan menstruasi yang umum.
Namun, perlu diingat bahwa sakit pinggang saat haid juga bisa menjadi gejala masalah kesehatan yang lebih serius.
Seperti endometriosis, adenomyosis, infeksi panggul, atau fibroid rahim. Oleh karena itu, penting untuk mencari diagnosis yang tepat dari dokter jika mengalami gejala yang berlebihan.
Baca Juga: Dalam Islam, Jangan Buat Istrimu Menangis
Ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk mengurangi sakit pinggang saat haid dengan pengobatan sederhana di rumah. Berikut beberapa caranya:
- Beristirahat dan menjaga tubuh tetap rileks sangat penting. Pastikan untuk minum banyak air agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
- Pertahankan pola makan sehat dan konsumsi suplemen gizi yang mengandung vitamin B dan magnesium.
- Mandi dengan air hangat atau menggunakan bantal pemanas atau handuk yang sudah direndam air hangat dapat membantu meredakan sakit pinggang.
- Olahraga secara teratur, seperti yoga atau pilates, dapat membantu mencegah sakit pinggang saat haid.
- Selama haid, hindari mengonsumsi kafein, cokelat, alkohol, dan merokok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus