Suara Denpasar - Kabar gembira datang untuk warga Indonesia yang bermimpi untuk mengunjungi atau bahkan tinggal di Amerika Serikat. Pemerintah Amerika Serikat sedang menggelar program "Diversity Visa" yang memberikan peluang luar biasa bagi warga Indonesia untuk mendapatkan visa secara gratis.
Program ini diketahui dari Konten Kreator Irwan Prasetyo yang membagikan informasinya melalui akun Tiktoknya.
Irwan Prasetyo menjelaskan bahwa program "Diversity Visa" atau Visa Keberagaman ini memberikan peluang kepada 55 ribu orang dari berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk mendapatkan visa gratis.
Yang menarik, syaratnya pun tidak terlalu sulit, bahkan lulusan SMA pun dapat mengajukan permohonan.
Visa "Diversity" ini memiliki tujuan untuk memperkaya keragaman penduduk di Amerika Serikat. Setiap tahun, pemerintah AS mengalokasikan 55 ribu visa ini kepada warga negara dari negara-negara yang jumlah penduduknya masih terbilang sedikit di Amerika.
Hal ini berarti bahwa Indonesia masih masuk dalam kategori negara yang memenuhi syarat, sehingga warga Indonesia berpeluang mendaftar untuk visa ini.
Berbeda dengan negara-negara seperti India, Tiongkok, atau Filipina yang memiliki banyak penduduk yang telah pindah ke Amerika, Indonesia masih memiliki peluang besar.
Visa Diversity memberikan kebebasan dalam memilih jenis pekerjaan di Amerika, mulai dari menjadi sopir ojek daring, membuka bisnis sendiri seperti restoran, hingga bekerja di kantor.
Salah satu hal yang menarik adalah bahwa pendaftaran untuk program Visa Keberagaman ini tidak memerlukan biaya apa pun. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs web resmi yang telah disediakan oleh pemerintah AS.
Baca Juga: Terbongkar! Langkah Amerika Usai Hamas Palestina Serang Israel Habis-Habisan
Irwan Prasetyo memberikan tenggat waktu untuk pendaftaran, yaitu hingga tanggal 7 November. Ia juga menekankan bahwa kesempatan ini merupakan peluang langka dan berharga, terutama jika kita mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar saat ini yang sudah tembus Rp16.000.
Jadi, bagi siapa pun yang berminat untuk mengambil kesempatan ini, diharapkan untuk segera mendaftar dan mengikuti petunjuk resmi yang disediakan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Program DV-2025 telah dibuka, dan kesempatan ini tidak boleh disia-siakan oleh siapa pun yang bermimpi untuk merasakan pengalaman di Amerika Serikat. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Pertamina PHR Zona 4 Gelar Khitan Gratis untuk 265 Anak di Sumsel, Jangkau Belasan Desa
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Siapa Pemilik Asli Rumah Mewah Parahyangan Golf? Petugas Keamanan Bongkar Fakta Mengejutkan
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit