Suara Denpasar- Konflik yang tengah menimpa Palestina hingga kini diketahui masih terus berlanjut. Ribuan nyawa mulai dari anak-anak, wanita, hingga orang tua, tertelan akibat terkena serangan acak yang dilancarkan Israel.
Seruan gencatan senjata pun telah setia digaungkan oleh masyarakat beberapa hari belakangan ini. Bantuan dari berbagai lini massa, baik pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat telah dikumpulkan untuk dikirim ke jalur Gaza, Palestina.
Sebelumnya, pada kloter pertama 4 November 2023 lalu, Presiden Jokowi telah melepas bantuan seberat 51,5 ton yang dikirim dengan tiga pesawat, sebagai bentuk solidaritas dan dukungan Indonesia untuk mereka yang terdampak di Palestina.
Dilansir dari kemenkes.go.id, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI diketahui ikut meluncurkan bantuan kemanusiaan sebanyak tujuh ton yang terdiri dari peralatan kesehatan bagi warga Palestina yang menjadi korban dalam konflik di Gaza.
Bantuan tersebut diketahui termasuk ke dalam 51,5 ton bantuan yang dikirim dari pemerintah dan pihak swasta serta masyarakat. Sedangkan dilansir dari antara, bantuan dari Kemenkes RI itu telah dikirim pada Minggu, 5 November 2023 dengan pesawat komersial Airbus A330-900 di Terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten.
Bantuan berupa peralatan kesehatan medis itu diketahui juga termasuk diantaranya emergency kit untuk kebutuhan bedah minor dan ada pula makanan tambahan untuk ibu hamil dan anak berusia di bawah 5 tahun (balita).
Hal itu mengingat dari banyaknya video yang bertebaran di media sosial memperlihatkan para dokter melakukan bedah tanpa adanya bius, karena kelangkaan alat.
Sedangkan menurut WHO per 3 November 2023, ada sekitar 50.000 perempuan hamil yang berada di jalur Gaza, dan sekitar 180 wanita melahirkan setiap harinya. Mirisnya, per tanggal itu juga dilaporkan bahwa sudah ada 2326 wanita, dan 3760 anak yang meninggal di jalur Gaza, dengan lebih dari ribuan orang yang mengalami luka-luka. Itu berarti ada sekitar 420 anak yang terbunuh setiap harinya, bahkan beberapa di antara mereka baru berumur beberapa bulan.
Selain peralatan medis, Kemeskes RI juga diketahui menyalurkan bantuan penjernih air minum, obat-obatan dasar, seperti ISPA, penyakit kulit, dan diare yang masuk dalam salah satu komponen bantuan dikirim pemerintah RI pada gelombang pertama bagi kebutuhan para korban perang Hamas-Israel di Gaza.
Baca Juga: Menlu RI Retno Marsudi Tanggapi Isu Gaza Palestina, Jalani 3 Pertemuan Penting ini
Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI Sumarjaya menambahkan, untuk kloter selanjutnya, pihak Kemenkes juga akan kembali meluncurkan bantuan medis khusus untuk peralatan rumah sakit (RS) di Gaza. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik