Suara Denpasar - Pelaksanaan kegiatan Corporate Social Responsbility (CSR) Pertamina sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) selalu berupaya bertumbuh kembang secara berkelanjutan sesuai dengan rencana kerja dan rencana strategis perusahaan yang disesuaikan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Hal ini juga senada dengan program-program kemasyarakatan yang dilaksanakan di pemerintahan, salah satunya Pemerintah Kabupaten Badung.
Beberapa hari yang lalu, Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan acara bertajuk Gathering Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) yang diselenggarakan di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung (11/12) dengan mengangkat tema
“Sinergi Dunia Usaha untuk Mewujudkan Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Acara ini dihadiri jajaran anggota DPRD Kabupaten Badung, Pemerintahanan Kabupaten Badung, Forum TJSP Kabupaten Badung dan perusahaan serta segenap pihak terkait.
Pada acara forum TJSP tersebut, salah satunya digelar pemberian penghargaan kepada perusahaan pelaksanana program tanggung jawab sosial. Pemberian penghargaan berupa plakat penghargaan diberikan kepada 15 perusahaan yang terbagi dalam 4 kategori penghargaan TJSP yakni kategori Sosial, Pendidikan, Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat. Pada acara ini juga digelar talkshow bersama para aktor pemerhati lingkungan, konsultan CSR dan akademisi.
Pertamina dalam kesempatan ini meraih penghargaan atas pelaksanaan kegiatan TJSL perusahaan, tepatnya dari lokasi DPPU Ngurah Rai. DPPU Ngurah Rai meraih penghargaan pada kategori sosial.
Di Kabupaten Badung, DPPU Ngurah Rai telah menjalankan beberapa program TJSP antara lain program Kedonganan Ngardi Resik yang melakukan manajemen sampah di Desa Adat Kedonganan, program Green Beach Kelan sebagai pemberdayaan pemuda sekaligus pengelolaan Kawasan pantai kelan, Program Eco Green Kelan yang bergerak pada upaya penanganan sampah desa Adat Kelan dengan Bank Sampah sekaligus mengatasi stunting dengan pemberian PMT melalui Posyandu di Desa Adat Kelan, serta Program PEKA IBA (Peduli kawan HIV AIDS dan Narkoba) yang bekerja sama dengan KPA Badung.
Pada pegelaran acara, Bupati Badung yang diwakili Wakil Bupati Badung menyampaikan bahwa tujuan pembangunan membutuhkan kerjasama dari berbagai stakeholder baik dari pemerintahan, privat sector atau perusahaan serta kelompok masyarakat.
Hal ini menjadi penting untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat.
Baca Juga: Seorang Buruh Bangunan Asal Jawa Tengah Terseret Arus di Pantai Pererenan Bali
TJSP juga sebagai upaya pembangunan daerah dalam mengkoneksikan perusahaan dengan pemerintah untuk tetap bersinergi sesuai dengan visi dan misi pemerintah Kabupaten Badung dari segi aspek kesehatan, lingkungan, pendidikan maupun aspek lainnya.
“Kami Pemerintah Kabupaten Badung sangat menyambut baik dan mendukung setiap inisiatif dan program TJSP yang dijalankan oleh perusahaan-perusahaan di Kabupaten Badung. Mudah-mudahan melalui kerjasama dan sinergi yang baik antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat kita dapat menciptakan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dicky Abdul Hakim, Operation Head DPPU Ngurah Rai menjelaskan pelaksanaan program ini merupakan kewajiban Pertamina sebagai perusahaan, terutama Pertamina sebagai perusahaan milik pemerintah yang tentunya diharapkan kehadiran perusahaan bisa terus bermanfaat bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Area Manager Comm., Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menambahkan pelaksanaan program TJSL Pertamina sejalan dengan penerapan Environment, Social & Governance (ESG) dan Sustainability Development Goals (SDGs) dengan semangat Energizing Community. Pertamina selalu berupaya seimbang dalam menjalankan bisnis perusahaan. Demi menjaga kesinambungan bisnis perusahaan, Pertamina juga berupaya mengembangkan program TJSL terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Dengan adanya ajang penghargaan ini, tentunya akan menjadi penyemangat tersendiri bagi kami dalam melaksanakan program TJSL. Pada kesempatan ini, tentunya kami juga ingin mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, stakeholder yang selama ini telah mendukung kami dalam pelaksanaan program TJSL. Tanpa adanya dukungan dari semua stakeholder tentunya program TJSL yang kami jalankan tidak akan bisa berjalan dengan baik”, tutup Ahad. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Apa Arti Mimpi Kecebur Sungai atau Got? Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Infinix HOT 70 Meluncur di Indonesia, Andalkan Helio G100 Ultimate dan Desain Dynamic Shine Unik
-
4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 31 Mei 2026, Akhir Bulan Hidup Makin Tenang
-
Dukung Gerakan Cegah Tindakan Bunuh Diri, Doyoung NCT Donasi Rp 1,1 Miliar
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Tren Fashion Polkadot Comeback! Motif Retro Kembali Digandrungi Gen Z dan Ibu Muda