/
Kamis, 15 September 2022 | 22:32 WIB
Ilustrasi hacker bjorka. (Suara.com/Rochmat)

Depok.suara.com - Sosok remaja asal Madiun tiba-tiba heboh karena diduga merupakan aktor dibalik akun Bjorka. Polisi pun disebut sudah mengamankan remaja yang disebut bernama Muhammad Agung Hidayatullah (21)

Tetapi Ibunda dari Muhammad Agung Hidayatullah (21) mengungkap suatu fakta yang miris. Musababnya keluarga mereka bukan dari kalangan yang berada.

Dijelaskan oleh ibundanya kesehariannya Agung adalah penjual es di pasar dekat rumahnya. Agung adalah warga Dusun Mawatsari, Desa Banjarsari Kulon, Kabupaten Madiun.

Selain itu, ibunda Agung mengungkapkan bahwa di rumahnya tidak memiliki perangkat komputer ataupun laptop, apalagi jaringan intenet.

"Kita orang ngga punya, makan sehari-hari aja repot," kata ibunda Agung seperti dikutip dari video yang diunggah akun Instagram @majeliskopi08.

Sontak saja video pengakuan dari ibunda Agung ini pun membuat publik geram dengan penangkapan remaja asal Madiun tersebut.

"Sekalinya ada kerjaan malah fitnah anak orang," tulis salah satu netizen.

Tim Khusus perlindungan kebocoran data Pemerintah masih mendalami peran pemuda asal Madiun yang ditangkap terkait dugaan keterlibatan dalam peretasan "Bjorka", kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo.

Yang di Madiun sedang didalami terkait masalah yang bersangkutan (peretasan)," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis.

Baca Juga: 4 Pemain Keturunan Arab yang Bawa Pengaruh di Sepak Bola Indonesia, Salah Satunya Antar Persebaya Jadi Juara

Dedi membenarkan adanya tindakan hukum di Madiun, Jawa Timur, namun belum disimpulkan pemuda yang diamankan tersebut adalah "Bjorka".

Dia menjelaskan Tim Khusus yang melibatkan Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sudah bekerja terkait pencegahan kebocoran data Pemerintah.

"Timsus sudah bekerja. Apa yang dilakukan akan disampaikan lebih lanjut oleh Timsus," tambah Dedi.

Sumber: Suara.com

Load More