Depok.suara.com - Telah terjadi penembakan pada penagih cicilan atau debt collector di Tangerang. Kapolsek Balaraja, Kompol Yudha Hermawan mengaku, masih menyelidiki dugaan penembakan yang dilakukan oknum nasabah penunggak kredit kendaraan bermotor tersebut.
"Masih lidik pelaku," ungkap Kapolsek Balaraja, Kompol Yudha Hermawan, dikonfirmasi, Sabtu (17/9/2022).
Dia menjelaskan, peristiwa penembakan terhadap juru tagih kredit kendaraan bermotor berinisial M (22), terjadi di kawasan Oleg Balaraja, Tangerang, pada Kamis (15/9) kemarin.
Dugaan penembakan itu, kata Kapolsek, bermula saat korban bersama tiga teman seprofesinya melihat unit kendaraan roda dua diduga menunggak cicilan kredit saat melintasi jalan Cangkudu menuju kawasan industri Balaraja.
Selanjutnya oleh korban dan dua orang rekannya dilakukan pengejaran terhadap sepeda motor diduga tertunggak cicilan kreditnya. Sesampainya di lokasi kawasan Oleg, Balaraja, sepeda motor tersebut dihentikan korban dan rekannya.
"Saat itu juga, pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan langsung menembak korban," jelas dia.
Usai melakukan penembakan, pelaku dan rekannya kabur, sementara korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Dari hasil pemeriksaan medis terhadap korban diketahui mengalami luka tembak di bagian dagu, rahang dan pundak kiri.
"Saat ini masih kami selidiki lebih lanjut dan memeriksa saksi di lokasi kejadian," tegas Kapolsek.
Kejadian ini viral dan mengundang komentar netizen. Banyak komentar pro dan kontra pada debt collector.
Baca Juga: DLH dan Polisi di Karawang Lakukan Investigasi Kebocoran Gas Pabrik, Wabup Aep Bilang Begini
"Mau iba tapi senang. Mau senang tapi kasihan," ujar netizen.
"Pekerjaan yang kalo ga jadi pelaku, ya jadi korban," ucap lainnya.
"Serem ya dunia perngutangan," pungkas warganet.
Diketahui, profesi debt collector adalah profesi yang cukup berbahaya dan membahayakan. Sebelumnya, banyak kasus terkait kekerasan yang dilakukan debt collector, sehingga banyak orang yang malah membenci profesi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis