Depok.suara.com - Reaksi keras disampaikan oleh Aremania ketika mendengar pernyataan dari pengamat komunikasi Ade Armando. Aremania meminta agar dosen Universitas Indonesia itu tidak asal bicara.
Hal ini disampaikan Aremania melalui akun twitter @OngisnadeNET yang menyebutkan bahwa Ade Armando tidak berada di lokasi. Sehingga tidak bisa asal bicara.
"Pertama video anda bilang soal penggunaan logika yang sehat. Pertama jika pakai logika, maka JANGAN BANYAK BICARA kalau tidak tahu langsung di lapangan," tegasnya.
Akun tersebut juga menegaskan bila Ade Armando bisa berfikir secara akal sehat, tentu bisa memahami bahwa para suporter akan panik bila ada tembakan gas air mata ke tribun.
Karena itu Aremania meminta agar Ade Armando lebih baik membuat konten soal politik. Hal ini sesuai bidangnya dan tidak lagi menyindir masalah suporter sepak bola.
"Sekali lagi pak Ade. Kalau konten ada soal pakai logika. Maka jangan ikut ngomong kalau gak tahu di lokasi sebenarnya seperti apa yang terjadi," sindirnya.
Tidak hanya kepada Ade Armando, Aremania pun meminta agar akun YouTube @Cokro_TV menghentikan produksi konten yang memancing kontroversi di tengah rasa suka.
"Mari lah berempati pada korban yang meninggal," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak