Depok.suara.com - Ramai beredar video di media sosial yang menarasikan mobil polisi yang ditumpangi pemain dan official Persebaya dilempari batu oleh sejumlah orang di luar Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (1/10/2022). Dalam video tersebut, terlihat mereka menumpangi kendaraan taktis (rantis) milik polisi.
Rombongan mobil itu dilempari batu saat melewati keramaian. Bahkan, kaca mobil sampai pecah akibat lemparan batu tersebut.
"Jangan anarkis dong!" tulis narasi dalam video itu.
Kemudian, video menampilkan mobil ambulans yang juga diduga dilempari batu. Kaca mobil ambulans tersebut tampak pecah.
"Ambulans juga. Sedih (emot sedih)," lanjut narasi video.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Dedi Prasetyo membenarkan video yang beredar tersebut. Dedi menyebut pelemparan batu itu terjadi saat polisi sedang mengevakuasi pemain dan official Persebaya.
"Proses evakuasi pemain dan official Persebaya," ujar Dedi mengutip dari Kompas, Sabtu (8/10/2022).
Dedi memastikan polisi sudah mengidentifikasi para pelaku dari pelemparan batu tersebut. Dia menyebut, tersangkanya akan segera diumumkan.
"Sudah (teridentifikasi). Polda yang rilis tersangka minggu depan," imbuhnya.
Baca Juga: Duet Arsy dan Farel Prayoga Nyanyi Ojo Dibanding-bandingke Tuai Kritik Pedas, Ini Sebabnya
Diketahui, Tragedi Kanjuruhan menjadi tragedi terbesar kedua sepanjang sejarah olahraga di stadion, di mana sebanyak 131 orang tewas. Berdasarkan data Kementerian PPPA, dari total yang meninggal, 33 di antaranya merupakan anak-anak berusia 4-17 tahun.
Jatuhnya korban jiwa diakibatkan oleh tembakan gas air mata yang dilontarkan polisi ke tribun penonton, membuat para suporter tunggang-langgang mencari selamat. Mereka diduga dalam keadaan sesak napas dan berdesakan di pintu-pintu keluar stadion yang tak semuanya terbuka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
79 Rumah di Adonara Rusak Akibat Gempa Magnitudo 4,7
-
5 Setting Spray yang Bikin Makeup Glowing dan Awet Tahan Lama
-
RI Respons Temuan Awal PBB Soal Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon: Segera Tuntaskan Investigasi!
-
Bojan Hodak Berpotensi Cabut dari Persib Jika Hal Ini Tak Tercapai
-
Fairy Tail Kembali Setelah 9 Tahun, Hiro Mashima Siap Rilis Seri Baru
-
Review Segala Kekasih Tengah Malam: Melawan Sepi di Tengah Hiruk Pikuk Kota
-
Berapa Harga 1 Kwh Mobil Listrik di SPKLU? Cek Panduan Lengkap Biayanya
-
5 Sepeda Listrik Jok Panjang yang Aman untuk Orang Tua, Budget Rp3 Jutaan
-
Wasit Jadi Sorotan! Hector Souto Kritik Keras Kepemimpinan Wasit Laga AFF
-
Banyak Investor Ambil Untung, IHSG Merah Lagi di Sesi I