Depok.suara.com - Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji dicekal dari acara Catatan Demokrasi yang tayang di TV One. Susno Duadji pun membeberkan alasan mengapa dirinya ditolak oleh TV tersebut.
Diketahui Susno Duadji dengan pengacara keluarga mendiang Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, batal menjadi narasumber di acara televisi yang akan membahas soal sidang Ferdy Sambo Cs.
Melalui kanal YouTube-nya, Susno Duadji juga berkomentar soal peristiwa yang menimpanya. Dirinya tidak menduga dengan peristiwa yang menimpanya.
Namun dia melihat ada intervensi dari tangan ajaib yang menyebabkan stasiun TV tersebut membatalkan kehadirannya.
"Ini masih ada tangan-tangan ajaib yang bermain," kata Susno.
Susno Duadji pun membongkar percakapannya dengan salah satu kru TV yang meneleponnya. Dia berujar jika apa yang disampaikan oleh kru TV tersebut begitu lucu.
Pasalnya, lima menit sebelum sampai, kru TV tersebut menanyakan keberadaan dan meminta agar dirinya tak datang ke acara tersebut.
"Nah, lima menit lagi mau sampai ke Epicentrum, saya ditelepon lagi. Teleponnya lucu. Lucunya nggak masuk akal, kayak saya dikasih permen aja," tuturnya.
Seseorang yang meneleponnya berkata bahwa Susno diperlukan untuk hadir di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang dipandu oleh Karni Ilyas.
Baca Juga: Terancam Sanksi PDIP Gara-gara Dukung Ganjar Pranowo, Mantan Wali Kota Solo: Saya Siap Dibuang!
"Lima menit lagi mau sampai ke Epicentrum, saya ditelepon lagi. Teleponnya lucu. Lucunya nggak masuk akal, kayak saya dikasih permen aja," terang Susno.
"'Pak, sudah sampai mana. Gini Pak, mohon maaf sekali Bapak sangat diperlukan oleh Pak Karni Ilyas. Diperlukan untuk acara ILC. Tapi bapak tampil di acara ini'," tutur Kru TV.
Dalam dialognya, Susno mengungkapkan rasa kekecewaannya atas peristiwa ini.
"Padahal sudah ada Undang-Undang Pers, Undang-Undang Penyiaran. Kok masih ada yang tunduk, masih ada yang bermain begitu," pungkasnya.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan