Penyelidikan mengungkapkan jamur paling umum pada 1919, ketika menyebabkan penurunan hasil panen 10 persen sampai 15 persen, dengan penurunan hasil panen yang lebih kecil pada tahun 1929.
Para peneliti juga bekerja untuk menentukan kapan Lafayette mungkin telah tiba di Bumi, berkonsultasi dengan laporan bola api regional, garis-garis cahaya yang disebabkan ketika meteorit memanas saat mereka melesat melalui atmosfer bumi.
Dua penampakan bola api tertentu menonjol, baik di Michigan selatan dan Indiana utara: satu pada 26 November 1919, dan satu lagi pada 1927 yang menyimpan meteorit Tilden di Illinois, batu ruang angkasa terbesar yang menghantam negara bagian itu dalam catatan sejarah.
Dengan tanggal-tanggal ini di tangan, arsip Universitas Purdue mulai mencari catatan institusi untuk siswa yang hadir pada waktu itu.
Mereka mengidentifikasi Julius Lee Morgan dan Clinton Edward Shaw, angkatan 1921, dan Hermanze Edwin Fauntleroy, angkatan 1922 yang semuanya terdaftar di Purdue pada 1919. Murid keempat, Clyde Silance, belajar di Purdue pada 1927.
Para peneliti menyimpulkan berdasarkan laporan Niniger tentang kedatangan meteorit Lafayette di Purdue, salah satu dari empat siswa ini kemungkinan memberikan meteorit Mars ke universitas.
Tim berharap penelitian tambahan dapat mengidentifikasi siswa mana yang menemukan Lafayette sehingga ia dapat menerima penghargaan yang layak ia terima.
Penelitian ini diunggah dalam makalah online Liebertpub, yang diterbitkan 19 Oktober di jurnal Astrobiology .
Baca Juga: Hari Uang Nasional: ShopeePay Dorong Transformasi Uang Tunai ke Digital
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
3 Sepatu Lari Ringan dan Empuk, Rahasia Pelari Menjaga Kecepatan Tanpa Menguras Energi
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
4 Mobil Bekas Harga di Bawah Rp 95 Juta yang Masih Layak Dibeli 2026, Nyaman untuk Keluarga
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Contoh Surat Sehat Jasmani dan Rohani untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih, Jangan Sampai Salah
-
Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!
-
Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik