Keputusan sidang etik Mabes Polri yang tidak memecat Richard Eliezer alias Bharada E ternyata menuai protes dari keluarga mendiang, Brigadir J alias Yosua.
Samuel Hutabarat tidak terima Richard sang eksekutor anaknya masih diterima sebagai Polri. Pernyataan Samuel itu sangat berbeda dengan apa yang sempat diucapkan keluarganya yang tidak mempermasalahkan soal putusan majelis hakim yang memvonis ringan Richard karena statusnya sebagai justice collaborator.
"Dia (Bharada E) itu kami dukung karena sebagai justice collaborator, karena kami ingin kasus pembunuhan anak kami terungkap. Maka kami dukung LPSK melindunginya agar kasus terungkap, bukan dukung dia diterima lagi sebagai anggota Polri," demikian keteranan Samuel seperti dikutip dari akun Instagram @insta_julid, Kamis (23/2/2023).
Hasil keputusan sidang etik itu pun dianggap tidak mewakili perasaan keluarga korban. Mestinya, kata Samuel, Richard diberi sanksi berat, yakni dipecat dari institusi Polri.
"Kami ingin harusnya dia dipecat dari Polri agar itu bisa jadi pelajaran bagi polisi-polisi ataupun yang lain, jangan sampai mau disuruh hal yang buruk," katanya.
Pernyataan ayah Yosua itu pun memancing warganet berkomentar. Beragam komentar diungkapkan warganet guna menanggapi kekecewaan keluarga Yosua karena Richard tetap menjadi anggota Polri.
Cukup banyak komentar dari wargenet yang justru bingun menyiapi sikap keluarga Yosua yang kekinian dianggap malah menyudutkan Richard selaku JC. Namun, banyak juga warganet yang meminta agar keluarga Yosua menghormati atas keputusan Polri mempertahankan Richard.
"Lama-lama makin ke sini, makin ke sana banyak request ya pak," tulis akun @bi******.
"Rasanya mulai banyak mau ya," timpal akun @ev*******.
Baca Juga: Jokowi Tinjau Pembangunan Istana Negara di IKN, Target Bisa Digunakan Upacara 17 Agustus 2024
"Semua sudah jalan Tuhan pak," sahut akun @ft********.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Pertanyakan Alasan Bharada E Tak Dipecat sebagai Polisi: Jangan Pilih Kasih!
-
Richard Eliezer Tak Dipecat, ISSES: Preseden Buruk Polri Pertahankan Pelaku Tindak Pidana
-
Karier di Polri Selamat, Segini Gaji dan Tunjangan yang Diterima Richard Eliezer
-
Bikin Gempar Vonis Mati Sambo, Kini Muncul Video Hakim Wahyu Iman Santoso Soroti Kasus Hamil di Luar Nikah: Jangan Hakimi Mereka, Kasihan!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
-
Pengakuan Mengejutkan Mantan Inspektur: Basri Kajang Sebut Dirinya Kekasih Bupati Gowa
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR
-
Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!
-
Yang Tampak Murah Belum Tentu Hemat: Dilema Belanja Kelas Menengah ke Bawah
-
7 Peralatan Elektronik di Dapur yang Paling Boros Listrik, Bisa Bikin Jeglek
-
Arungi Super League 2026/2027, Adhyaksa FC Pindah Bermarkas di Kalimantan