Nikita Mirzani menasehati aktor Jefri Nichol yang sempat ikut demo mahasiswa menolak UU Cipta Kerja di DPR, beberapa waktu lalu. Saat ikut demo tolak UU Cipta Kerja, Jefri Nichol sempat 'menyerang' DPR dengan melempar bangkai tikus dan payung hitam sebagai simbol matinya nalar dan kemanusiaan.
Awalnya, Nikita mempertanyakan alasan Jefri Nichol itu menggunakan bangkai tikus sebagai luapan aksi protesnya kepada DPR.
"Bukan bermaksud pansos, tidak ada yang pansos ya karena ini menyangkut negara Republik Indonesia. Salah satu aktor turun ke jalan ikut demo tentang UU Cipta Kerja pakai segala ngelempar tikus," tulis Nikita Mirzani dalam instastory-nya dikutip Minggu (9/4/2023).
Wanita yang akrab disapa Nyai itu meragukan Jefri Nichol memahami isi UU Cipta Kerja terkait alasannya ikut turun ke jalan bersama massa mahasiswa.
"Pertanyaan saya untuk Jefri Nichol, kamu tahu ngga apa yang sedang kamu demokan? Isi dari UU Cipta Kerja itu?" imbuhnya.
Nikita Mirzani pun mengungkit soal Jefri Nichol berbicara berbelit-belit ketika diwawancara jurnalis yang meliput demo tersebut.
"Saya lihat, saya baca, saya dengar, kamu diwawancara pun ngomongnya berbelit-belit, tidak tahu gitu. Coba dipelajari dulu sebelum turun ke jalanan sampai lempar tikus," ungkapnya.
Nikita Mirzani juga meminta siapa pun yang ikut berdemo tolak UU Cipta Kerja bisa memahami kebijakan yang dikritisi.
"Pahami apa yang mau didemoin, inti permasalahannya apa yang mau didemoin. Jangan cuma gerombolan-gerombolan datang demo akhirnya merusak fasilitas negara. Pada enggak mau bayar pajak kan?" serunya.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kota Palembang 9 April 2023 Disertai Doa
Dia pun memberikan nasehat kepada Jefri Nichol agar bisa memahami masalah jika ingin ikut berdemo menolak UU Cipta Kerja. Pasalnya, hal itu penting agar tak membuat Jefri Nichol malu sebagai artis yang bakal disorot publik terkait demo tolak UU Cipta Kerja.
"Jadi saran dari aku, kalau kamu mau demo, siapapun itu, jangan cuma ikut-ikutan aja. Tapi pahami, mengerti. Jadi nanti kalau ditanya sama orang kitanya ngga malu sendiri. Apalagi seorang artis."
Berita Terkait
-
Lempar TIkus ke DPR Saat Demo, Jefri Nichol Ngaku Kurang Paham UU Ciptaker: Perlu Tahu Isunya Enggak Sih?
-
Nikita Mirzani Komentari Jefri Nichol Ikut Demo UU Cipta Kerja: Apa yang Kamu Demokan?
-
Makin Panas! Nikita Mirzani Kini Tuding Depe Wanita Lesbian: Satu Penjara Tahu Semua!
-
Harapan Jefri Nichol di Demo Tolak UU Cipta Kerja Bikin Warganet Debat: Cari Tau Dulu Isinya!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas