Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) belakangan menjadi sorotan lantaran dikabarkan 'raib' bak di telan bumi setelah rumah dinas dan kantornya digeledah KPK pada Jumat (29/9) lalu.
Dalam serangkaian penggeledahan itu, KPK menemukan uang puluhan miliar hingga 12 pucuk senjata api (api). Mengutip Suara.com, upaya penggeledahan itu dilakukan KPK setelah nama Syahrul Yasin Limpo dikabarkan menjadi tersangka terkait kasus korupsi di Kementan.
Saat KPK melakukan penggeledahan, Syahrul tidak berada di Indonesia. Politikus Partai NasDem itu meninggalkan Indonesia pada 24 September 2023 melalui Bandara Soekarno Hatta, kemudian transit di Doha lalu menuju Roma, Italia. Namun, sejak melakukan perjalanan dinas ke luar negeri, keberadaan Syahrul Yasin Limpo dipertanyakan lantaran tak kunjung balik ke Indonesia.
Usai SYL dikabarkan 'raib', pimpinan KPK memberikan tanggapan dengan pernyataan cukup menohok.
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango masih berpikir positif atas kabar Syahrul Yasin Limpo yang mendadak 'hilang' setelah kunjungan kerja ke Eropa itu. Seolah memberikan sindiran, Nawawi pun menyebut kata 'tersesat' terkait keberadaan SYL yang kini belum diketahui di mana rimbanya.
"Positif thinking saja, mungkin cuman tersesat, kita berharap agar yang bersangkutan bisa segera temukan jalan yang benar, balik ke Indonesia," kata Nawawi dikutip dari Suara.com, Rabu (4/10).
Nawawi juga menegaskan jika proses penyidikan dalam kasus korupsi di Kementan itu tetap dilakukan oleh penyidik.
"Yang pasti, proses penyidikan perkara akan terus dilakukan satgas sidik," katanya.
Senada dengan Nawawi, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata juga berharap agar Syahrul Yasin Limpo bisa segera pulang ke Tanah Air dan kooperatif dalam pemeriksaan yang dilakukan KPK.
Baca Juga: Koar-koar soal Botol Sianida Milik Jessica Wongso, Ayah Mirna: Tebakan Saya Bener Tuh
"Dan kooperatif memenuhi panggilan KPK" ujar Alex.
Klaim Berobat Sakit Prostat
Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni menyangkal kabar yang menyebut jika Syahrul Yasin Limpo 'menghilang'.
Sahroni menyebut jika sang menteri tengah menjalani pengobatan prostatnya yang kambuh seusai melakukan tugas negara di Eropa.
"Tidak menghilang, Pak Mentan harusnya sudah di Jakarta tanggal 1 Oktober. Tapi karena ada problem prostatnya, jadi pengobatan dahulu," kata Sahroni.
Sahroni juga memastikan jika SYL tidak kabur usai rumah dinasnya digeledah oleh penyidik KPK. Menurutnya, Syahrul sudah mendapatkan perintah langsung dari Paloh untuk pulang.
"Tanggal 5 sudah di Jakarta karena perintah Ketua Umum segera kembali setelah selesai pengobatan," klaimnya.
Sahroni tidak bisa memastikan di mana posisi Syahrul saat ini. Namun sepengetahuannya, Syahrul tengah menjalani perawatan.
"Saya enggak tau dirawat di mana, cuma dapet informasi saja karena prostatnya masalah akhirnya dia nggak pegang komunikasi," terangnya
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Suami Maia Estianty Diperiksa Kasus Korupsi di KPK, Netizen Nyinyir: Ahmad Dhani dan Mulan Tertawa
-
Pamer Bagi-bagi Uang Rp50 Ribu ke Warga, Ketum PAN Zulhas Disentil KPK: Itu Cara-cara Curang!
-
Curhat Minta Jokowi Bubarkan KPK, Megawati: Saya yang Bikin Kok!
-
Terlacak di Indonesia usai 3 Tahun Buron, Pelarian Harun Masiku Bakal Berakhir?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Di Balik Retorika Perang Narkoba: Ketimpangan Hukum dan Celah Struktural
-
50 Kumpulan Status WA Bulan Puasa Lucu, Tinggal Copy Paste Aja
-
Anwar Abbas Dorong Rusia dan China Bersatu Bela Iran Hadapi Agresi AS-Israel
-
Angkat Kisah Tragedi Woyla 1981, Film Kapal Terbang Dibintangi Naysilla Mirdad hingga Oka Antara
-
Ramadan dan Kesempatan Kedua: Momentum Reset Diri yang Sering Terlupakan
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Menhub Minta Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Imbas Konflik AS-Israel dan Iran
-
Klarifikasi DPR soal Polemik MBG Sedot Anggaran Pendidikan
-
62 Kode Redeem FF Aktif Hari Ini 1 Maret: Klaim Beat Fist dan Harta Karun Ramadan
-
Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington