Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat blak-blakan mengungkap alasan Pemprov DKI melepas artis Nikita Mirzani dan finalis Miss Indonesia 2014, Puty Revita dari Panti Sosial DKI Jakarta di Cipayung, Jakarta Timur, pasca dicokok Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.
Djarot membantah bukan karena alasan bangunan panti sosial yang sedang direnovasi, melainkan khawatir mengganggu aktivitas penghuni panti lainnya mengingat status keduanya sebagai publik figur.
"Bukan apa-apa, sebab kalau di situ akan mengganggu. Iya dong. Anda (wartawan) pasti ke situ semua," kata Djarot ditemui di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2015).
Ditambahkan Djarot, pihaknya mengaku kewalahan mencegah maraknya prostitusi di Jakarta. Lokalisasi, kata dia, bukan terbukti tak efektif mengurangi bisnis 'lendir' di Ibu Kota.
"No, No. Nggak dilokalisasi saja lokasinya sudah banyak. Tidak menjamin juga," kata Djarot.
Menurutnya, upaya yang gencar dilakukan pihaknya yakni dengan menangkap dan memasukkan PSK ke dinas sosial.
"Kalau ketangkap di pinggir-pinggir jalan, kita masukan ke panti di Jaktim. Ya kita hanya bisa begitu," katanya.
Sebelumnya, artis Nikita Mirzani dan finalis Miss Indonesia 2014, Puty Revita dipindahkan oleh Badan Reserse Kriminal Polri ke Dinas Sosial DKI Jakarta di Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (11/12/2015).
Keduanya diizinkan pulang karena alasan jika bangunan di penampungan wanita tuna susila itu tengah dalam proses renovasi. Meski dipulangkan, Nikita dan Puty mendapatkan perlindungan sosial dan pihak panti bertanggung jawab atas pemulihan kondisi keduanya.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Puty Revita Terseret PSK Artis, "Miss Indonesia" Lepas Tangan
Pedangdut Seksi Bunga Victoria Meninggal di Usia 23 Tahun
Remaja Indonesia Ini Mengubah Perspektif Tentang Islam di Inggris
Tinggalkan Anak-Istri, Lelaki Ini Hidup Baru Sebagai Gadis Kecil
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun