Suara.com - Di tengah kesibukannya sebagai seorang aktor, Yama Carlos masih sempat untuk mengurus buah hatinya, Marco dari pernikahannya dengan Arfita yang saat ini masih berumur satu setengah tahun.
Menurut aktor yang dulu bercita-cita sebagai seorang tentara ini, ada kenikmatan tersendiri saat bisa mengurus Marco. Apa lagi saat bintang film Belahan Jiwa itu menggendongnya.
Selain itu, Yama Carlos mempunyai ritual unik saat ingin menidurkan Marco. Bukan menyanyikan lagu "Nina Bobo" melainkan lagu-lagu Mars Tentara yang dinyanyikan untuk membuat buah hatinya tertidur.
Berikut wawancara Yama Carlos dengan suara.com tentang keunikan buah hatinya yang lebih suka mendengarkan mars tentara ketimbang lagu "Nina Bobo"
Mengapa lebih suka menyanyikan lagu Mars Militer ketimbang lagu anak-anak yang biasanya?
Jadi begini, gue dulu pengin jadi tentara. Tapi karena nggak direstui sama orangtua, akhirnya gue salurkan ke anak. Semoga dengan doktrin itu bisa menumbuhkan nasionalisme. Semoga kalau Tuhan mengizinkan anak saya bisa jadi abdi negara.
Nah istri gimana dengan hal tersebut? Keberatan nggak?
Hahahahaha. Mau dibilang setuju gimana, nggak dibilang setuju kayak gimana. Kalau istri lebih ke yang kita lihat aja nanti. Apa yang diinginkan Marko asal positif kita berikan support.
Baca Juga: Yama Carlos Jadi Tentara di Film Komedi "Siap Gan"
Artinya Marco kelak memang diharapkan untuk jadi tentara?
Kalau aku, misalnya pun dia tidak jadi tentara tapi dengan doktrin aku yang sejak kecil sudah membiasakan dia dengan dunia militer, sudah bisa menjadikan dia punya jiwa disiplin, jiwa yang mantap dan tegas.
Seperti apa hal yang berikan kepada anak-anak agar keinginan jadi tentaranya muncul?
Anak aku kalau dinyanyiin "Nina Bobo" nggak akan mempan. Dia bakal nangis. Jadi kalau mau tidur aku gendong, terus aku nyanyin deh lagu mars militer. Kalau gue berhenti sebelum dia tidur, dia bakal marah dan nangis.
Judul lagu mars militer apa aja yang dinyanyikan?
Ada beberapa kayak Mars Dirgahayu, Mars Garuda, sama mars-mars militer yang lain.
Tag
Berita Terkait
-
Arwah Sinden:Sisi Gelap Tradisi yang Mematikan, Malam Ini di ANTV
-
Cerita Yama Carlos Diteror setelah Bikin Video Parodi, Nomor di-Hack hingga Banjir Kiriman COD
-
Dari Rifky Balweel hingga Asri Welas, Deretan Bintang Meriahkan Film The Hostages Hero
-
Yama Carlos Desak Petinggi PSSI Mengundurkan Diri Usai Timnas Indonesia Gagal Melaju ke Piala Dunia
-
Dari Disalib hingga Belajar Tarian Jawa: Kisah Gila Yama Carlos di Film Narik Sukmo
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!
-
Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog
-
HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review
-
Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya
-
Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
-
Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar
-
Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?
-
Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua
-
Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan