Suara.com - Salah satu musisi yang paling vokal dalam diskusi RUU Permusikan adalah Marcell Siahaan. Bahkan dengan tegas pelantun "Semusim" itu meminta RUU Permusikan dicabut karena dinilai nyeleneh.
"Undang-undangnya aja udah nyeleneh menurut gua. Cabut aja undang-undangnya. Ada kok, pasal 70 undang-undang no 12 tahun 2011 menyatakan bahwa draft ini bisa dicabut," kata Marcell kepada wartawan, usai diskusi permusikan di Mal Citos, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2019).
Marcell bahkan meminta RUU permusikan lebih baik tidak ada bila alasan pengesahan RUU Permusikan dilakukan hanya untuk mengeluarkan anggaran negara.
"Ya dicabut aja. Kalau masih mau kekeuh karena mungkin anggaran harus dikeluarin, kan senang tuh keluarin anggaran, kalau gue sih nggak. Kalau gue yang efisien efektif aja," jelas suami Rima Melati Adams itu.
Marcell Siahaan menambahkan, anggaran tidak perlu dikeluarkan hanya untuk kebutuhan RUU yang dinilainya masih tidak sesuai dengan keinginan para musisi di negeri ini.
"Kalau memang nggak harus keluarin anggaran, kenapa harus keluarin anggaran sih? Kan kita bayar pajak. Uang kita dikeluarkan untuk sesuatu yang nggak berguna, ngapain?," tutur Marcell.
"Banyak yang harus kita tolong. Iya kan? Mending kita kampanye itu tuh di Serang Banten sana kita tanami pohon ketapang biar nggak tsunami lagi. Banyak yang bisa kita lakukan. Bantu teman-teman kita yang kena musibah, ya kan?," lanjut Marcell Siahaan.
Namun yang membuat Marcell Siahaan semakin tidak setuju dengan RUU Permusikan ada pasal yang mengatur mengenai batasan para musisi dalam membuat suatu karya.
Baca Juga: Diskusi RUU Permusikan, Anang Hermansyah Diteriaki Musisi
"Kalau misalnya gue ditanya apa yang paling nyeleneh itu Pasal 5. Itu gila. Ya tentang itu tadi mengekang kebebasan kita berpendapat. Apakah kemudian lagu di Indonesia harus lagu cinta semua? Lagu cinta saya ada juga yang sangat erotis. Yang mengandung ‘mungkin pornografi’, bisa kena juga saya," tegas Marcell.
Berita Terkait
-
Dear Anang Hermansyah, Ada Orang Ngaku Salah Transfer Rp46 Juta dan Minta Dibalikin
-
Anang Hermansyah dan Ashanty Jalani Ibadah Haji, Intip Biaya Paket Travel Mewahnya
-
Pergi Berdua Tanpa Tim, Anang Hermansyah dan Ashanty Berangkat Haji Setelah Menunggu 8 Tahun
-
Sempat Debat dengan Anang Hermansyah, Ashanty Resmi Jual Rumah Cinere Rp25 Miliar
-
Lulus S3 Sambil Masuk Ruang Emergency, Ashanty Blak-blakan soal Tawaran Masuk Parpol
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
-
Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim
-
Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif