Suara.com - Para pemain sinetron Jodoh Wasiat Bapak menghelat syukuran seribu episode penayangan bersama anak yatim di Studio Persari, Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2019). Pegelaran tersebut menandai bentuk syukur atas pencapaian fantastis sinetron yang dibintangi Adly Fairuz cs.
"Hari ini alhamdulillah saya bersama temen-temen di lokasi, bersama mas Ferry Fernandes (produser Jodoh Wasiat Bapak) ini merayakan seribu episode Jodoh Wasiat Bapak. Alhamdulillah acara sampai saat ini lancar. Ini merupakan hal yang luar biasa, kayak baru kemaren syuting episode satu, eh ini udah seribu. Alhamdulillah," kata Adly Fairuz.
Pemeran Adam ini sangat bahagia sinetron horor yang dibintanginya mendapat animo yang tinggi dari masyarakat.
"Ya disaat sinetron yang lain mau 10 20 episode saja susah, kita mau seribu itu luar biasa berkah banget buat saya dan temen-temen," ucapnya.
"Mudah-mudahan Jodoh Wasiat Bapak bisa menjadi tontonan buat masyarakat Indonesia. Setelah seribu ini kita bakal lebih baik lagi, kita akan menampilkan sesuatu yang beda, baru dan bagus ditonton masyarakat Indonesia," katanya lagi.
Ferry Fernandes pun menimpali. Dia mengaku sempat pesimis Jodoh Wasiat Bapak bisa meledak di pasaran.
"Malah pertama kali mulai, kita nggak pede, 30 episode juga cukuplah. Karena saat itu kita doang yang main horor, di saat TV lain drama, kita main horor. Ternyata meledak. Alhamdulilalh. 50 episode pertama meledak, 100 meledak, sampai akhirnya kita targetkan 500 episode. Eh tercapai sampai seribu episode. Alhamdulillah jackpot," kata Ferry Fernandes.
Seperti diketahui, Jodoh Wasiat Bapak berfokus dengan kisah Adam (Adly Fairuz), sang pengurus jenazah yang selalu menghadapi kejadian mistis untuk mengungkap kematian seseorang.
Baca Juga: Artis Sinetron Adly Fairuz Dipaksa Buka Baju Gara-Gara Ini
Selain horor, sinetron yang juga dibintangi Tessa Kaunang hingga Bopak Castello ini juga mengangkat genre komedi.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Dugaan Penipuan Masuk Akpol, Adly Fairuz Diperiksa Polisi dan Muncul Bukti Percakapan
-
Klarifikasi Adly Fairuz Soal Penipuan Calon Akpol, Bantah Ngaku Jenderal Ahmad
-
Digugat Rp5 Miliar Terkait Jasa Pelolosan Akpol, Adly Fairuz Bantah Pernah Menipu
-
Adly Fairuz Terseret Dugaan Penipuan Akpol Rp3,65 Miliar, Begini Kronologinya
-
Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal, Tipu Korban Rp3,6 Miliar Modus Lolos Akpol
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun