Suara.com - Ramai berita penangkapan Nunung dan Jefri Nichol terkait kasus narkoba, artis Krisna Mukti berikan pengakuan mengejutkan.
Mantan anggota DPR itu tak menampik pernah mencoba memakai narkoba saat baru beranjak dewasa.
"Pernah sekali nyoba ekstasi, saya nggak bisa jalan, kakinya kayak berat. Jadi saya kayak dipapah keluar dari clubing, itu baru pertama kali saya nyoba. Tahun 97-an lah," kata Krisna Mukti blak-blakan ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019).
Merasa efek dari penggunaan pil ekstasi malah bikin tak nyaman, Krisna Mukti langsung jera memakai barang haram tersebut.
"Nah akhirnya saya memang tidak akan mau lagi nyoba narkoba. Sekali-kalinya cuma itu doang," ujar dia.
Krisna bercerita, waktu itu dia memakai narkoba karena pengaruh lingkungan. Ada anggapan jika tak menenggak ekstasi bukan anak gaul.
"Tapi begitu saya coba kok rasanya begini di badan saya. Beneran saya nggak bisa jalan, dipapah," katanya.
"Ya jadi (ditawarinnya) 'lo coba deh, entar kalau lo coba ini itu enak banget, nanti lo di dance floor lo bisa kayak dolphin, pokoknya lo nggak ada capeknya', Ya kan tahu sendiri ya dolphin (lumba-lumba) kayak gimana ya, bergerak-gerak terus," ujar Krisna lagi.
Bagi Krisna Mukti, narkoba memang bukan hal baru dalam kehidupannya. Sejak kecil, dia sudah cukup akrab dengan dunia tersebut.
Baca Juga: Krisna Mukti Sudah Lama Dengar Nunung Pakai Narkoba!
"Saya dari kecil sudah melihat orang menggunakan narkoba. Dari tahun 70-an di depan saya itu zaman dulu suka ada party. Party di rumah, namanya disko rumah gitu. Nah itu dulu saya lihat dengan mata kepala saya sendiri (orang pakai narkoba)," katanya.
Berita Terkait
-
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan
-
Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung
-
Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga
-
Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai
-
Jangan Cuma Pelaku Lapangan! Mabes Polri Harus Bongkar Otak Sindikat Narkoba di Katingan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP