Suara.com - Penyanyi Widi Mulia mengakui bahwa ketiga anaknya, yakni Dru, Widuri, dan Den Bagus sudah tahu ayah mereka, Dwi Sasono, sedang jalani proses yang harus dilalui sehingga belum bisa pulang ke rumah.
"Sudah tahu keadaan bapaknya seperti apa. Dan saya nggak paksakan mereka tahu yang sebenernya. Cuma emang seiring berjalannya waktu mereka pasti ingin tahu dan tahu," kata Widi Mulia saat ditemui di jalan Mampang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Meski begitu, Widi Mulia menegaskan bahwa masa kesedihan mereka karena berpisah dengan Dwi telah berakhir. Kini mereka sedang berupaya jalani semuanya tanpa sosok Dwi, setidaknya untuk sementara waktu.
"Sekarang sudah lewat masa sedihnya dan mereka (anak-anak) sudah berusaha beradaptasi dengan situasi," ujar Widi Mulia.
Menurut Widi, ketiga anaknya cukup tegar karena teringat pesan Dwi yang pernah disampaikan bahwa hidup harus terus dijalani dalam keadaan apapun.
"Memang tidak bisa dibilang baik-baik saja secara emosi, tapi kami selalu berusaha dan bertahan, itu iya," ujar Widi Mulia.
Lebih lanjut, Widi Mulia tak menampik jika dirinya memang merindukan kehidupan seperti dulu, saat Dwi Sasono belum tersandung kasus narkoba.
"Sebenernya sih pengen balik seperti semula, tapi yang tidak baik-baik saja ini kan sedang terjadi," ucap dia.
Dwi Sasono ditangkap di kediamannya, kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan pada 26 Mei 2020.
Baca Juga: Kasihan, Anak Mulai Sadar Dwi Sasono Tak Kunjung Pulang
Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti ganja seberat 16 gram.
Kepada polisi, Dwi Sasono mengaku memakai ganja karena tidak ada kegiatan selama pandemi virus corona.
Atas perbuatannya, Dwi dijerat dengan pasal 114 subsider 111 ayat 1, subsider pasal 127 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal lima tahun kurungan penjara dan maksimal 12 tahun penjara.
Dwi Sasono kini ditempatkan di tempat rehabilitasi Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta.
Kapan kasusnya disidang belum diketahui secara pasti. Yang jelas, baru-baru ini berkasnya sudah dipegang Kejaksaan.
Berita Terkait
-
Iblis Dalam Kandungan 2 Malam Ini: Sajikan Horor Psikologis yang Lebih Kelam dan Penuh Tipu Daya
-
Emosional, Menyentuh, dan Relatable! Film Ini Bakal Bikin Kamu Ingin Langsung Peluk Orang Tua
-
Mawar de Jongh dan Rey Bong Punya Ritual Jelang Syuting Film Ayah Ini Arahnya Kemana, Ya?
-
Sinopsis Film Ayah Ini Arahnya Kemana Ya?, Ketika Sosok Kepala Keluarga Tak Lagi Jadi Kompas
-
Pamer Naik MRT, Widi Mulia Sindir Gubernur Kaltim Soal Mobil Dinas Rp8,5 M
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Namanya Disebut di Sidang Suap Importasi, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil KPK?
-
Saksi Cabut BAP Raffi Ahmad Terkait Suap Bea Cukai, KPK Tetap Dalami Keterangan
-
Mengungkap Misteri Hilangnya Personel Band di Saranjana: Kota Ghaib, Malam Ini di ANTV
-
Bukan Orang Jauh, Dalang Pembunuhan Sadis Bocah SD di Sragen Diduga Ayah Tiri
-
Raffi Ahmad Akuisisi Saham VISI Senilai Rp178 Miliar, Langsung Untung Rp1,7 Triliun