Suara.com - Terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan senjata api ilegal dengan terdakwa Askara Parasady Harsono mengajukan tujuh poin dalam nota pembelaan atau pledio dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (17/5/2021).
Kuasa hukum Askara, Benedicus Wisnu mengatakan, salah satu pledoi itu berisi permohonan tiga bulan hukum rehabilitasi. Hal itu merujuk pada hasil assement dari BNN.
"Sesuai dengan hasil assement, kami kan hanya mengikuti apa yang pada saat proses berjalan. Kepada Aska assement hasilnya memang agar dilakukan rehab," kaya Benedicus Wisnu usai sidang.
"Satu permintaan harapan kami seringan- ringannya untuk tiga bulan menjalani rehab. Harapan kami dapat dikabulkan oleh hakim," sambungnya.
Selain itu, kondisi Askara yang sadar saat digrebek polisi dan berlaku kooperatif sejak awal penangkapan hingga sekarang termasuk dalam pledoi.
"Iya saat ditangkap saudara Aska tidak menggunakan, tidak sedang mabuk dan memang sejak awal saudara Aska sangat kooperatif," ungkapnya.
Mengejutkannya, mantan suami Nindy Ayunda itu juga meminta dibebaskan dari dakwaan senta senjata api ilegal yang disangkakan.
"Ya yang kami sampaikan tadi, memang nanti hakim yang memutuskan ya," imbunya.
Baca Juga: Mohon Ampunan, Askara Parasady Harsono Minta Dihukum Ringan
Ada pula tujuh poin pledoi atau nota pembelaan Askara Parasady Harsono sebagai berikut.
1. Menyatakan terdakwa Askara Parasady Harsono alias Aska tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwa dalam dakwaan ketiga penuntut umum.
2. Membebaskan terdakwa Askara Parasady Harsono alias Aska dari dakwaan ketiga tersebut.
3. Menyatakan terdakwa Askara Parasady Harsono alias Aska terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan psikotropika dan narkotika sebagaimana didakwa dalam ketiga penuntut umum.
4. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Askara Parasady Harsono alias Aska dengan pidana berupa rehabilitasi selama 3 (tiga) bulan di lembaga rehabilitasi ketergantungan obat.
5. Memerintahkan terdakwa Askara Parasady Harsono alias Aska menjalani rehabilitasi.
6. Menetapkan barang bukti berupa: satu buah tas hitam merek gucci, satu setengah butir psikotropika jenis Happy 5, satu buah pipet kaca dan satu unit HP merek Iphone. Dirampas untuk dimusnahkan. Sedangkan 1 satu pucuk senjata api rusak tipe P. Beretta - Cal.6.35 - brev 950 dan 1 satu kotak peluru yang berisikan 50 butir peluru cal.6.35 mm. Dikembalikan kepada terdakwa Askara Parasady Harsono alias Aska.
7. Membebankan kepada terdakwa Askara Parasady Harsono alias Aska untuk membayar biaya perkara.
Askara Parasady Harsono didakwa JPU dengan tiga pasal sekaligus. Ada pula pasal yang dikenakan Pasal 62 Undang Undang RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, Pasal 127 Ayat 1 Huruf A Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan dugaan kepemilikan senjata api secara ilegal Pasal 1 Ayat 1 Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.
Berita Terkait
-
Tak Kalah dari Nindy Ayunda yang Nikah Lagi, Mantan Suami Gandeng Pengusaha Cantik
-
Tak Lagi Ngumpet-ngumpet, Nindy Ayunda Tegas Sebut Dito Mahendra Suaminya
-
Antusiasme Hangat untuk Musikal Untuk Perempuan: Tiga Pertunjukan Sold Out, Ratusan Hati Tersentuh
-
Lewat Musikal Untuk Perempuan, ASKARA Rayakan Perempuan Seutuhnya
-
Drama Musikal Tentang Persahabatan Tiga Perempuan: Merayakan Keberadaan Mereka di Sekitar Kita
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Viral Cewek Ingin Jadi LC, Langsung Dapat Nasihat Logis dan Menohok Ini
-
Piche Kota Bantah Tuduhan Asusila terhadap Anak di Bawah Umur, Siap Ikuti Proses Hukum
-
Viral Monyet Punch Dibully Monyet Lain, Pihak Kebun Binatang Angkat Suara
-
Sinopsis Sinetron 99 Nama Cinta, Samakah dengan Versi Film?
-
Review Marty Supreme, Film dengan 9 Nominasi Oscar yang Siap Tayang di Bioskop Indonesia
-
Sony Pictures Siap Garap Film Animasi Venom, Tom Hardy Jadi Produser
-
Buruan Serbu! Hari Terakhir Diskon 50 Persen Tiket Nonton di m.tix Spesial HUT BCA
-
Kisah Inspiratif Lipay Xia, dari Titik Terendah hingga Sukses di Dunia Cosplay dan E-Sport
-
Viral Video WNI di Jepang Ronda Sahur, Warganet Indonesia Ikut Minta Maaf
-
Kontroversi LPDP Berlanjut, Cindy Fatikasari Ungkap Pindah ke Kanada Tanpa Dana Negara