Suara.com - Band Goodtimes memiliki personel yang namanya sudah lumayan terkenal dan memiliki latar belakang keluarga musisi. Mereka dalah Yai Item (gitar), Gilang Prass (drum) dan Dea Arya Pramesti alias Bamba (vokalis).
Seperti diketahui, Yai Item adalah adik dari Stevi dan Audi Item, yang merupakan putra dari musisi senior Jopie Item. Sementara Gilang Prass adalah keponakan dari Tyo Nugros, yang merupakan mantan drummer Dewa 19. Sedangkan Bamba adik dari Pia, mantan vokalis band Utopia.
Meski memiliki latar belakang keluarga yang cukup populer, namun Goodtimes tak mau memanfaatkan peluang tersebut. Mereka lebih memilih untuk mandiri dan mengandalkan karya sendiri.
"Tidak bisa di pungkiri juga latara belakang mereka akan berdampak pada branding Goodtimes. Tapi Goodtimes sengaja tidak melibatkan keluarga masing-masing, karena memang ingin benar-benar mandiri tanpa ada nama besar keluarga dalam Goodtimes ini. Stigma band numpang nama besar keluarga memang sengaja di hilangkan," kata Imam Candra Arifin selaku manager dan juga perwakilan dari Halona Records, label yang menaungi Goodtime, seperti dalam rilis yang diterima Suara.com.
Setelah merilis mini album, EP Extended Play bertajuk Hello pada Maret 2020, Goodtimes kembali menyuguhkan karyanya dengan merilis lagu baru berjudul "Lawan", yang di ciptakan oleh Yai Item dan Bamba.
Secara lirik, "Lawan" merupakan lagu yang bercerita tentang sebuah perjuangan melawan ketakutan dan ketidak pastian. Namun, menurut Bamba, lagu tersebut bisa dimaknai pada banyak hal.
"Apalagi dengan situasi dan kondisi seperti sekarang ini. Di mana kita harus survive melawan keadaan pandemi, melawan dalam artian: kita harus terus survive melanjutkan hidup, karena kita pasti bisa melalui keadaan yang tak pasti ini," imbuh Bamba.
Untuk lagu ini, Goodtimes menggandeng musisi muda, Ray Prasetya. Ray dikenal sebagai additional drummer dari banyak penyanyi papan atas di Indonesia seperti Agnez Mo, Rossa, Bunga Citra Lestari, Isyana Sarasvati dan lainnya. Ray juga diketahui sebagai jebolan dari ajang pencarian bakat, Idola Cilik musim ketiga.
Dalam proyek bersama Goodtimes, Ray Prasetyo bertindak sebagai produser serta mengisi part gitar dan vokal.
Baca Juga: Vicky Prasetyo Ingin Band Kudeta Bisa Kenalkan Musik Metal
"Rasanya sebuah kehormatan banget bisa ikutan dalam proyek ini. Di mana lagu 'Lawan' sendiri masuk ke dalam album tersebut nantinya dan juga sebagai salah satu lagu favorit gue. Karena menurut gue cocok buat anthem di keadaan sekarang ini," imbuh Ray Prasetya.
Proses penggarapan single "Lawan" terbilang cukup lama, enam bulan. Waktu selama itu sekaligus menyelesaikan album Goodtimes yang berisi 10 Lagu.
Yai Item sendiri mengatakan bahwa untuk prosesnya sendiri memang memakan cukup banyak waktu, tenaga dan pikiran, lantaran memang dalam album ini ingin sesempurna mungkin.
"Jadi memang single 'Lawan' dan album Goodtimes (yang rencananya full albumnya akan dirilis Maret 2022) di mana kami semua sepakat menunjuk Ray Prasetya sebagai produser. Karena menurut kami Ray anak muda berbakat yang sudah tidak diragukan lagi musikalitasnya. Hampir semua alat musik dikuasai o Ray. Jadi ya menurut kami, Ray cocok dengan Goodtimes," tutur Yai Item.
Dalam lagu "Lawan" Goodtimes seakan menunjukkan identitasnya yang baru. Dengan musik yang lebih matang dan juga bekerja sama dengan orang-orang ternama dalam belantika musik Indonesia maupun mancanegara.
Salah satunya Ted Jensen yang merupakan chief mastering engineer dari Sterling Sound dari Amerika. Sementara mixing dikerjakan oleh Winaldy Senna, dan Cevi Hanavi Wijaya selaku eksekutif produser.
Berita Terkait
-
Kenalan dengan Zi, Putra Dodhy Kangen Band yang Bakal Jadi Idola Baru Gen Z
-
Promotor Ngelu Kurang Venue Konser, Menpar Widiyanti Lirik Investasi Bareng Danantara
-
Pedro Pascal Terjun ke Dunia Musik di Film "Behemoth!", Intip Teasernya
-
Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I
-
Note of Mothership: Pesan Kemanusiaan Karya Anyar Legenda Musik Jepang Haruomi Hosono
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta
-
DPR Setuju Hibah Kapal Induk Italia Umur 40 Tahun: Biaya Rawat Rp101 Miliar, Perbaikan Rp16 Triliun
-
Mengapa Greenpeace Desak Batu Bara Keluar dari Daftar Investasi Syariah?
-
5 Serum Hanasui untuk Mencerahkan Wajah, Memudarkan Flek Hitam Mulai Rp30 Ribuan
-
Andai Lionel Messi Memilih Spanyol
-
Harga Changan Deepal S05 untuk Pasar Indonesia Tembus Rp 500 Jutaan
-
Disinformasi di Ruang Digital Ancam Demokrasi dan Persatuan Nasional, Puan: Negara Harus Hadir!
-
6 Sunscreen Terbaik untuk Wanita di Atas 40 Tahun dengan Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Cara Membedakan Kulit Sawo Matang dan Kuning Langsat, Begini Ciri-cirinya
-
Kebakaran Mobil di SPBU Pekanbaru, Hanguskan Pompa Pengisian BBM