Suara.com - Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) menjadi sosok yang gencar mengusut kasus predator seks, Julianto Eka. Kepada Deddy Corbuzier, ia yang mendampingi korban, membeberkan kronologi sekaligus bukti.
Arist Merdeka Sirait menerangkan, kasus ini sudah terjadi sejak 2008 di Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI), Malang Jawa Timur. Mirisnya, tak satu pun korban yang berani bersuara bahkan saat ke sekolah tersebut 2012 silam.
"Saat itu sudah ada peristiwa. Hadir kesana dan ternyata berfoto dengan korban," kata Arist Merdeka Sirait di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Selasa (12/7/2022)
Bertahun-tahun berlalu, si korban baru berani menghubungi Arist Merdeka Sirait, tepatnya pada April 2021 untuk mengusut kasus ini.
"Datang ke kantor saya, memberikan dokumen dan menjelaskan secara detail," terang Arist Merdeka Sirait.
Arist Merdeka Sirait ikut menelusuri bukti yang disodorkan. Selama dua bulan ia mengelilingi Malang dan Bandung untuk bertemu alumni.
"Di samping dokumen, testimonial, ada juga video," terang Ketua Komnas PA ini.
Arist Merdeka Sirait menekankan, video tersebut berupa tindakan tak senonoh yang terjadi di sebuah jalan sempit alias gang.
Ia juga mengatakan, apa yang diceritakan korban di kanal YouTube Deddy Corbuzier belum seberapa dari yang dialami mereka sebenarnya.
"Kalau digali terus menerus, itu sangat mengagetkan," jelasnya.
Saat ini Julianto Eka Putra tengah menghadapi sidang di Pengadilan Negeri Malang. Ia yang sudah resmi menjadi terdakwa kasus pelecehan seksual saat ini sudah mendekam di penjara.
Berita Terkait
-
TOK! MA Perberat Hukuman Agus Buntung Jadi 12 Tahun Penjara, Ini Pertimbangannya
-
Ortu Minta Prabowo Pulangkan Reynhard Sinaga, Apakah RI dan Inggris Punya Perjanjian Ekstradisi?
-
Ini Isi Surat Ortu Reynhard Sinaga ke Prabowo, Minta Pulangkan Predator Seks Terkejam di Inggris
-
Kilas Balik Reynhard Sinaga: Predator Seks Terbesar Inggris, Terungkap Karena Satu Korban Melawan
-
Surat Orang Tua Reynhard Sinaga ke Prabowo: Asa Pulangkan 'Predator Setan' dari Penjara Inggris
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Viral Ustaz Mengajar 85 Anak Tanpa Bayaran, Rela Lapar dan Hampir Terusir dari Kontrakan
-
Temuan Tabung Whip Pink di TKP Lula Lahfah Jadi Pintu Masuk Aturan Baru Penindakan Hukum
-
Amanda Manopo Terpukul, Calon Bayinya Dicaci dengan Sebutan Anak Haram
-
Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
-
Syuting Film Extraction: Tygo di Tangerang, Anak-Anak Jadi 'Petugas' Dadakan Bantu Atur Lalu Lintas
-
Review Bridgerton Season 4 Part 1, Romansa Benedict dan Sophie Terlihat Menjanjikan
-
Produksi Prekuel John Rambo Resmi Dimulai, Noah Centineo Gantikan Sylvester Stallone
-
Sinopsis Take Charge of My Heart, Kisah Cinta Unik Pria dengan Jantung Buatan dan Wanita Listrik
-
Beredar Isu Ressa Rizky Rosano Anak Denada Pernah Menikah dan Cerai, Nama Dini Kurnia Terseret
-
Rekaman CCTV Ungkap Kehadiran Reza Arap Saat Lula Lahfah Meninggal, Bawa Dokter ke Apartemen