Suara.com - Rumah mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Djan Faridz, digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (22/1/2025). Penggeledahan ini berkaitan dengan kasus suap tersangka Harun Masiku.
Rumah anggota Dewan Pertimbangan (Watimpres) era Pemerintahan Joko Widodo itu berada di Jalan Borobudur Nomor 26, Menteng, Jakarta Pusat.
"Benar, ada penggeledahan perkara tersangka HM," ujar Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto.
Penggeledahan selesai dilakukan pada Kamis (23/1/2025) pukul 01.05 WIB dini hari. KPK membawa dua koper, satu berukuran sedang dan satu kecil.
Penyidik juga membawa kardus dan satu tas jinjing atau totebag dari rumah Djan Farudz.
Namun, pihak penyidik belum memberi penjelasan lebih lanjut terkait keterlibatan Djan Faridz dalam kasus suap Harun Masiku.
Terlepas dari kabar penggeledahan tersebut, Djan Faridz tercatat memiliki harta sejumlah Rp993.290.272.313 alias Rp993,3 miliar. Informasi ini berdasarkan laporan LHKPN pada 2023 lalu.
Tercatat Djan Faridz memiliki 98 harta berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Bogor, Tangerang, hingga Moojokerto.
Ada dua bangunan dan tanah yang merupakan hasil hibah, dua dengan akta yang senilai Rp26,5 miliar dan satu tanpa akta senilai Rp44 miliar.
Baca Juga: Rumah Diduga Calon Mertua Raline Shah Digeledah KPK Terkait Kasus Harun Masiku
Djan Faridz juga memiliki dua transportasi senilai Rp98,7 juta yang terdiri dari mobil Daihatsu Rocky dan mobil Mercedes Benz Sedan.
Harta bergerak lainnya yang dilaporkan senilai Rp20,1 miliar dan kepemilikian surat berharga senilai Rp237 miliar. Djan Faridz juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp169,2 miliar.
Ayah dari Raditya Priamanaya Djan, alias Rama Djan. itu memiliki utang mencapai Rp2 miliar.
Sayangnya, Djan Faridz terakhir kali melaporkan jumlah ketika masih menjabat sebagai anggota watimpres. Ada kemungkinan hartanya bertambah dalam satu tahun belakangan.
Berita Terkait
-
Tak Terima Lolly Dibawa Pergi Tanpa Sepengetahuannya, Razman Mau Ngadu ke DPR
-
Hanung Bramantyo Kaget Putrinya Dipantau Pencari Bakat Sepakbola dari Eropa
-
Uya Kuya Kena Sentil Tokoh NU, Buntut Bela Diri Konteni Korban Kebakaran Los Angles
-
4 Fakta Menarik Asmara Gen Z, Sinetron yang Lagi Hits Banget
-
Berawal dari Nonton Konser, Desy Ratnasari Ceritakan Awal Mula Dekat dengan Ruben Onsu
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun
-
Sinopsis Series Ramadan Dunia Tanpa Tuhan, Dibintangi Oki Rengga dan Lolox
-
Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
-
Pernikahan Maudy Ayunda Terseret Perang SEAblings, Knetz Sewot: Ambil Semua Cowok Korea!
-
Kekuatan Manifestasi Shanty: Dari Jurnal Pribadi hingga Single Terbaru, I Do
-
Teaser Trailer dan Teaser Warung Pocong Dirilis, Bakal Tayang di Bioskop 9 April!
-
Gagal Total! Niat Rujuk dan Poligami Insanul Fahmi Ditolak Mentah-Mentah oleh Wardatina Mawa
-
Ramai Konflik Knetz vs SEAblings, Cewek Korsel Ini Curhat Jadi Korban Body Shaming di Negeri Sendiri
-
ZEROBASEONE Resmi Lanjut dengan 5 Member, Konser Formasi Lengkap Jadi Penutup Era 9 Anggota