"Postingan ini tidak ada hubungan dengan Sukatani Band. Saya yakin ada oknum yang memakai momen naiknya lagu ini hanya untuk sebuah konten!" kata Tantri.
"Bantu saya untuk report postingan YouTube dan masuk kolom komentarnya bahwa ini adalah hoax yuk!" pungkasnya.
Tantri Kotak juga menyertakan link cover lagu yang ia maksud dengan menuliskan "Block rame-rame!".
Ardan Naff suami Tantri pun ikut menyebarkan postingan Instagram Story sang istri.
Dipantau Suara.com pada Rabu malam, video "Bayar Bayar Bayar" Tantri Kotak yang dirilis pada 3 Maret 2025 masih ada.
Ternyata lirik lagu "Bayar Polisi" dihapus dalam video cover tersebut.
Oleh sebab itu, kolom komentar diwarnai kritik terhadap Tantri Kotak yang dinilai tak berani seperti Sukatani sehingga menghilangkan lirik yang kontroversial itu.
"Enak dengerin lagu bayar 3x yang dinyanyikan Sukatani karena ada lirik yang dihilangkan pada lagu Tantri kotak ini," komentar akun @culunman***.
"Nebeng viral tapi takut," sindir akun @ArkaanIsta***. "Tantri takut sama polisi," balas akun @Wartiin***.
Tantri Kotak jelas tak terima melihat komentar-komentar sedemikian rupa.
Selain suaranya dipalsukan, warganet jadi mengiranya takut polisi tapi ingin nebeng keviralan lagu Sukatani.
Oleh sebab itu, dalam unggahannya di Instagram Story, Tantri Kotak menegaskan memberikan dukungan untuk kebebasan berekspresi Sukatani melalui lagu.
Penggiringan opini yang kurang baik membuat Tantri harus memberikan klarifikasi sekaligus menghilangkan video hoax yang menggunakan suaranya itu.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Melihat 'Fenomena Sukatani' dari Kacamata Publik: Seberapa Bebas Berkarya?
-
Gindring Waste: Tengkorak, Kritik Sosial, dan Kegelisahan Seniman di Tengah Intimidasi
-
Sukatani Akui Diintimidasi Polisi, Koalisi Masyarakat Sipil: Ini Tindak Pidana
-
Usai Lagu Bayar Bayar Bayar Dibredel Hingga Vokalis Kena PHK Sepihak, Sukatani Umumkan Jadwal Manggung Terbaru
-
Skandal Intimidasi Terbongkar! Sukatani Tegas Tolak Tawaran Kapolri
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian