Suara.com - Komika Ernest Prakasa mengungkap perpisahannya kepada Aci Resti melalui media sosial Instagram.
Dalam sebuah tulisan yang diunggah, Ernest Prakasa mengungkap alasan mengajak Aci Resti untuk bergabung ke dalam manajemen Hahaha Corp.
Produser film Agak Laen itu mengaku ada yang lain di dalam diri seorang Aci Resti sehingga mengajaknya untuk casting sebuah film.
"Selepas menyaksikan penampilan kocak Aci Resti di Stand Up Fest, gua pun ngajak Aci buat casting di film Ngenest," ungkap Ernest dalam tulisan yang diunggah di Instagram.
Ernest Prakasa pun menceritakan Aci tidak bisa mengeluarkan kemampuannya aktingnya. Perempuan 27 tahun itu dinilai tidak pandai berakting.
"Ketika Aci masih sangat hijau, casting-nya grogi parah dan hasilnya pun jelek. Memang belum waktunya," sambung Ernest.
Namun setelah satu tahun berlalu, perempuan yang gemar dengan motor vespa klasik itu mulai menunjukan bakatnya.
"Fast forward sekitar setahun kemudian, Aci pun meraih juara 1 SUCA Indosiar dan setelah itu kariernya terus menanjak," terang Ernest Prakasa.
Sejak saat itu, Aci Resti mulai dikenal banyak warganet. Apa lagi setelah beberapa film yang dimaikannya.
Baca Juga: Ernest Prakasa Colek Artis Pendukung Prabowo-Gibran, Minta Bersuara Kalau Kontrak Sudah Habis
"Aci, anak piatu tanpa privilege berjuang dengan bakat dan kerja keras hingga menjadi salah satu stand up comedian perempuna yang paling bersinar di Indonesia," terang Ernest.
Ernest Prakasa tidak menceritakan apa yang membuat Aci Resti memilih keluar dari manajemen Hahaha Corp.
"Dan tahun ini, setelah 8 tahun bersama, Aci sudah cukup dewasa untuk menentukan jalannya sendiri, membentuk keluarga baru di luar rumahnya selama ini," terangnya.
Ernest Prakasa pun hanya bisa menerima keputusan yang diambil oleh Aci.
"Makasih buat semua kebersamaan kita selama ini ya Ci. Kita semua doain elu tambah sukses dan bahagias dimana pun berada. Selamanya bangga," tutup Ernest.
Dalam keterangan unggahan tersebut, Ernest Prakasa berharap Aci Resti bisa terus bahagia.
Berita Terkait
-
Ernest Prakasa Colek Artis Pendukung Prabowo-Gibran, Minta Bersuara Kalau Kontrak Sudah Habis
-
Sederet Figur Publik Angkat Suara soal Pengesahan Revisi UU TNI
-
Arie Kriting Soroti Kasus Kematian ASN Lombok Utara yang Diduga Jadi Korban Pemerasan Polisi
-
IHSG Anjlok Parah, Ernest Prakasa Yakin Buzzer Kesulitan Bela Pemerintah
-
Ernest Prakasa Tolak Keras RUU TNI, Takut Tragedi 1998 Terulang Lagi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim