Kekalahan Timnas ini memang menjadi bahan perdebatan panas di media sosial, dengan beberapa tokoh publik ikut berkomentar.
Hanya beberapa hari sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan hadiah jam tangan Rolex kepada para pemain Timnas usai berhasil mengalahkan China.
Hadiah tersebut memicu spekulasi dan sindiran publik, terutama di media sosial.
Banyak netizen yang menyindir bahwa para pemain "keberatan membawa Rolex" di lapangan.
Tidak sedikit pula yang mempertanyakan sumber dana pemberian hadiah mewah tersebut.
Namun, Istana segera mengklarifikasi bahwa hadiah jam tangan Rolex diberikan oleh Presiden Prabowo menggunakan dana pribadi, bukan dari anggaran negara.
Sebagai atlet tenis, Yayuk Basuki pernah menembus peringkat 19 dunia dalam tunggal WTA dan peringkat 9 dunia di sektor ganda.
Yayuk tidak hanya dikenal sebagai atlet berprestasi, tetapi juga sebagai tokoh yang vokal terhadap isu-isu olahraga dan pembinaan atlet di Tanah Air.
Tak heran jika dia menggunakan suaranya untuk menyoroti ketimpangan perhatian dan pembinaan olahraga nasional.
Baca Juga: Kalah Telak dari Jepang, Jay Idzes Unggah Permintaan Maaf ke Suporter Timnas
Lahir di Yogyakarta pada 30 November 1970, Yayuk Basuki merupakan salah satu ikon olahraga Indonesia.
Karier cemerlangnya mencakup pencapaian hingga perempat final Wimbledon 1997, pencapaian yang belum bisa disamai petenis putri Indonesia lainnya.
Di level regional, dia meraih banyak medali emas di SEA Games dan Asian Games.
Yayuk juga menjadi tulang punggung Indonesia dalam kompetisi Federation Cup (sekarang Billie Jean King Cup).
Suara Yayuk Basuki menjadi pengingat bahwa dalam dunia olahraga, keadilan dan proporsionalitas sangatlah penting.
Tanpa itu, prestasi hanya akan datang dari keberuntungan sesaat, bukan dari sistem yang sehat dan berkelanjutan.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Timnas Dibantai Jepang, Justin Hubner Keciduk Kencan dengan Jennifer Coppen Sambil Gendong Kamari
-
Sering Sindir Terkait Naturalisasi, Ternyata Malaysia Lebih Parah daripada Timnas Indonesia
-
Raja Ampat untuk Wisata Bukan Tambang, Prabowo Dihadapkan Dilema PT Gag
-
4 Pemain Keturunan Berbandrol Rp364 M Bela Timnas Indonesia Lawan Negara Teluk?
-
Umpatan China Pasca Timnas Indonesia Dihancurkan Jepang
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Taruna Akpol Asal Papua Meninggal Jelang Latihan Integrasi, Ditemukan Luka Sebelum Tewas
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
4 Micellar Water Green Tea Solusi Lawan Pemicu Jerawat pada Kulit Berminyak
-
Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia
-
Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza
-
BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?
-
Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah