Suara.com - Musisi Sal Priadi mencuri perhatian usai namanya masuk daftar penerima royalti tertinggi dari Wahana Musik Indonesia (WAMI) untuk periode kedua tahun 2025.
Yang mengejutkan, Sal tercatat baru menjadi anggota WAMI sejak Januari 2025, namun langsung mengantongi royalti sebesar Rp114 juta.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Presiden Direktur WAMI, Adi Adrian, dalam konferensi pers di kantor WAMI, Pancoran, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Adi menyebut pencapaian Sal sebagai salah satu hal yang menggembirakan dalam distribusi royalti tahun ini.
"Ada beberapa nama yang paling menggembirakan, salah satunya Sal Priadi. Baru masuk Januari 2025, tapi dia mendapatkan Rp114 juta. Artinya, dia membolehkan kami untuk menyampaikan hal ini," kata Adi Adrian kepada awak media.
"Jadi ini satu pembuktian. Dia baru masuk dan langsung dapat Rp114 juta. Kita senang sekali," ucapnya menyambung.
Pada periode distribusi kedua ini, WAMI menyalurkan royalti performing rights untuk bulan Januari hingga April 2025.
Nilai royalti yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari Rp47 miliar setelah dikurangi biaya operasional.
Berbeda dari periode pertama pada Maret lalu, pembagian kali ini tidak menyertakan royalti minimum yang hanya dibagikan setahun sekali.
Baca Juga: Susul Ari Lasso, Cholil Efek Rumah Kaca Ikut Buka-bukaan Soal Riders Efek Rumah Kaca
Selain Sal Priadi, Melly Goeslaw tercatat sebagai penerima royalti terbesar dengan jumlah Rp262 juta.
Disusul beberapa nama lain seperti Eross Chandra (Sheila on 7), Ade Nurulianto (Govinda), Robby Satria (Geisha), Roza Candra, Tri Suaka, dan Daniel Baskara Putra (Hindia), meski nominal royalti mereka tidak dirinci.
Namun WAMI juga mencatat adanya penurunan royalti pada sejumlah pencipta lagu yang sebelumnya menerima dalam jumlah besar.
Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh merosotnya royalti dari pemakaian lagu di luar negeri.
WAMI memastikan laporan distribusi telah dikirim kepada seluruh anggota pada 17 Juli 2025, dan proses pencairan dana dilakukan paling lambat tiga hari kerja setelah laporan diterbitkan.
Distribusi royalti performing rights selama ini kerap menjadi polemik antara pencipta lagu dan penyanyi.
Berita Terkait
-
Slank Bakal Kolaborasi dengan Sal Priadi di Pestaora 2025, Ditawari Dewa 19 Bimbim Tegas Menolak
-
Superman Is Dead Beber Perubahan Riders di Konser 30 Tahun: Ada Bir dan Susu Kurma!
-
Titi DJ Bongkar Ada Artis Indonesia Selalu Minta Disediakan Kucing Sebelum Manggung, Siapa?
-
UU Hak Cipta Kacau, Marcell Siahaan Minta MK Revisi Pasal-Pasal yang Mulitafsir
-
Melly Goeslaw Saksi Kunci, Beredar Bukti Mulan Jameela Akui Nikah Siri dengan Ahmad Dhani 2006
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?