"Kawal terus Bu @riekediahp," ujar warganet menyemangati.
"Sampai kapan Indonesia ini bisa aman, tentram, jujur, adil, janji semua hanya bualan semata," ungkap warganet kecewa.
"Ya Allah, bukannya cepet-cepet disalurkan malah disimpan, sedangkan masyarakat masih banyak yang butuh," tutur lainnya.
Sementara itu, PPATK sedang menuai sorotan tajam atas kebijakannya terkait pemblokiran rekening tidak aktif atau dormant.
Langkah tegas ini sebenarnya dimaksudkan untuk melindungi aset rakyat dan memerangi kejahatan keuangan seperti pencucian uang dan judi online.
Namun, kebijakan ini menimbulkan kegaduhan karena banyak masyarakat yang bingung karena rekeningnya mendadak diblokir tanpa pemberitahuan yang kurang memadai.
Tak sedikit masyarakat yang panik karena rekeningnya tiba-tiba diblokir sehingga tidak bisa membayar tagihan rumah sakit atau biaya sekolah.
Presenter senior Helmy Yahya dalam akun YouTube pribadinya baru-baru ini bahkan melontarkan sentilan dengan mengutip kata-kata yang viral di kalangan masyarakat sekarang.
Baca Juga: Bendera One Piece Beri Pelajaran Berharga ke Satpol PP Bogor, Ini 5 Fakta Tak Terduga
"Ini menjadi apa ya, seloroh juga di masyarakat. Dia bilang gini, 'Tanah nganggur diambil, rekening nganggur diambil, kitanya nganggur tidak diurusin'," ujar Helmy Yahya menohok.
Di samping itu, belakangan ini juga terjadi fenomena maraknya pengibaran bendera Tengkorak Topi Jerami dari anime populer, One Piece.
Fenomena ini merupakan ekspresi keresahan publik untuk menyuarakan ketidakpuasan terhadap berbagai kebijakan negara yang dinilai tak memihak rakyat.
Kontributor : Yoeni Syafitri Sekar
Berita Terkait
-
Pasal Karet Takut sama Simbol Jagoan Karet? Ryan Adriandhy Sindir Telak Larangan Bendera One Piece
-
Hapus Kredit Macet Hingga Batalkan PPN 12 Persen: Respon Sosok Ini Atas Kritik Bendera One Piece
-
Bendera One Piece Dilarang, YLBHI Sebut Simbol Keresahan: Pemerintah Harusnya Introspeksi Diri
-
Fenomena Jolly Roger Jelang 17-an: Simbol Pop Kultur Jadi Kritik dan Diburu Aparat
-
Shirohige Bukan Simbol Pemberontak: 4 Bukti Aparat Gagal Paham Mural One Piece
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis