Suara.com - Musisi dan penyanyi yang kini menjabat Komisioner LMKN Marcell Siahaan tampil sebagai salah satu pembicara ahli dalam acara IP XPOSE INDONESIA 2025 yang digelar di SMESCO, Jakarta baru-baru ini.
Momen tersebut dibagikan oleh sang penyanyi melalui akun Instagram pribadinya pada Senin, 18 Agustus 2025.
Dalam acara tersebut, pelantun "Firasat" ini memberikan edukasi mengenai aturan lisensi dan royalti musik yang kerap disalahpahami publik.
Penyanyi berusia 47 tahun itu secara khusus menyoroti perbedaan mendasar antara penggunaan musik untuk kepentingan pribadi dan komersial.
Marcell memberikan contoh kasus yang sangat umum terjadi, yakni pemutaran musik dari radio di tempat usaha seperti kafe atau restoran.
Menurutnya, aktivitas yang terlihat sepele itu sudah masuk dalam ranah komersial dan memiliki konsekuensi hukum terkait pembayaran royalti.
Ia menegaskan bahwa pemanfaatan karya musik untuk menunjang kegiatan bisnis tidak dapat lagi dianggap sebagai konsumsi personal.
"Radio itu untuk konsumsi pribadi. Sekali kita pakai di dalam kafe kita, itu menjadi B2B, business to business," tegas Marcell Siahaan dalam sesi "IP Talks".
Sebagai seorang sarjana hukum yang juga mendalami bidang kekayaan intelektual, Marcell turut menguraikan fungsi Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) atau Collective Management Organization (CMO).
Baca Juga: Kontroversi Royalti Tanah Airku, Ketum PSSI Angkat Bicara: Tidak Perlu Debat
Ia menjelaskan bahwa lembaga tersebut didirikan oleh para komponis dan pencipta lagu sebagai wadah resmi untuk mengelola dan menagih royalti atas pemutaran karya mereka.
"Jadi, lembaga manajemen kolektif, dikenal juga sebagai collective management organization atau CMO, ada juga yang menyebutnya sebagai PRO, performing rights organization, dibentuk para komponis dengan tujuan untuk mengelola dan menagih royalti atas pertunjukan karya musik," katanya.
Distribusi Berantakan
Kenyataannya, distribusi royalti kepada pemilik lagu masih berantakan. Sebagai contoh, Ari Lasso baru-baru ini mengeluhkan hak royalti yang ia dapat dari Wahana Musik Indonesia (WAMI), salah satu LMK di Indonesia.
Besaran yang ia terima hanya di angka Rp700 ribu, jauh dari ekspetasi dan laporan yang dia dapat.
Ditambah, uang tersebut ditransfer bukan ke rekeningnya. Saking kesalnya, Ari Lasso sampai menggratiskan lagunya diputar dan dimainkan di kafe atau restoran.
Berita Terkait
-
Agnez Mo dan LMKN Kompak Absen, Sidang Gugatan Rp 4,9 Miliar Ari Bias Ditunda
-
Kabar Gembira Bagi Penyanyi! MK Putuskan Promotor yang Wajib Bayar Royalti, Bukan Artisnya
-
Lagunya Dipakai Iklan Tanpa Izin oleh Pertamina, Wijaya 80 Ngadu ke DJKI
-
Uji Materi UU Hak Cipta Dikabulkan Sebagian, MK Perkuat Hak Musisi
-
Diseret Ari Bias dalam Gugatan Rp 4,9 Miliar Bareng Agnez Mo, Bos LMKN: Sah-Sah Aja
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Makin Menawan! 7 Potret Maternity Shoot Aurelie Moeremans di California
-
Pecah Telur! 10 Aktor Perdana Menang Golden Globe Awards
-
Sinopsis Hamnet, Film Drama Terbaik di Ajang Golden Globes 2026
-
Shandy Aulia Tenteng Tas Rp4 Miliar Bikin Ribut, Gigi dan Syahrini Belum Punya?
-
Aulia Sarah Jadi Bidan Ketiban Sial, Film Sengkolo Petaka Satu Suro Kuras Emosi
-
Kaitan Buku Broken Strings Aurelie Moeremans dengan Isu Child Grooming yang Seret Nama Aliando
-
Sinopsis Catch Me If You Can: Drama Kriminal di Netflix yang Masih Layak Dinikmati di 2026
-
Killerman: Liam Hemsworth Jadi Pencuci Uang Amnesia dan Diburu Polisi Korup, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Tarung Sarung di Vidio: Pertarungan Harga Diri dan Cinta dalam Tradisi Budaya
-
Bloodshot Malam Ini: Vin Diesel Bangkit dari Kematian dan Jadi Robot dengan Kekutan Super