Velodiva, sebuah platform digital yang telah bekerja sama secara resmi dengan LMKN, menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintah mengimplementasikan sistem tersebut.
Vedy Eriyanto dari Velodiva mengungkapkan bahwa platform mereka dirancang khusus untuk menjawab tantangan tata kelola royalti sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021.
Menurutnya, teknologi yang ada saat ini sudah mampu menciptakan sistem distribusi yang adil, transparan, dan efisien.
"Kami sudah melakukan apa yang diamanatkan di PP56 mengenai tata kelola royalti musik. Jadi tinggal diadopsi dan digunakan pemerintah untuk membereskan kisruh royalti," ujar Vedy Eriyanto.
Pihaknya kini dalam posisi menunggu panggilan dari kementerian terkait maupun DPR untuk mendemonstrasikan bagaimana teknologi mereka bisa menjadi solusi konkret atas polemik yang terjadi.
"Kita tunggu panggilan dari kementerian terkait dan DPR atau Istana jika diperlukan kita siap audiensi," tambahnya.
Langkah menuju digitalisasi ini diharapkan tidak hanya mengakhiri perseteruan antar lembaga dan musisi, tetapi juga memberikan kepastian hukum bagi para pengguna musik komersial seperti pemilik kafe, penyelenggara acara, dan platform digital, sekaligus memastikan para seniman mendapatkan buah dari keringat kreativitas mereka secara adil.
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Sentil Ariel NOAH soal Royalti Konser: Cuek Aja 10 Tahun Komposer Gak Dapat Apa-Apa
-
Nasib Wamenaker Immanuel Ebenezer di Ujung Tanduk Pasca-OTT KPK
-
Dasco: Presiden Prabowo Tak Akan Lindungi dan Bantu Noel
-
Ahmad Dhani Desak Revisi UU Hak Cipta: Penyanyi Harus Tetap Minta Izin Pencipta Lagu untuk Konser
-
Terima Kasih DPR, Ari Lasso Putuskan Bungkam Usai Heboh Royalti vs WAMI
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry
-
Michelle Ashley Anak Pinkan Mambo Tutupi Pekerjaannya, Bikin Publik Berpikir Macam-Macam
-
Mawa Mengaku Kenakan Baju Akad saat Cerai, Insanul Fahmi: Itu Cuma Baju Putih Biasa
-
Klarifikasi Sosok Ayah Biologis Ressa, Denada Minta Maaf ke Teuku Ryan dan Keluarga Amien Rais
-
Polisi Temukan Unsur Pidana di Kasus Zina, Insanul Fahmi Makin Ngotot Mau Damai dengan Istri Sah
-
Harta Kekayaan Fahmi Adam Ketua DPRD Termuda, Pantas Dijuluki Tuan Tanah di Gowa
-
Sinopsis Film 'Hope', Thriller Sci-Fi Zo In Sung yang Tembus Kompetisi Cannes 2026
-
Biar Asyik Nonton Film Ozora di Netflix, Coba Simak Dulu Fakta-faktanya
-
Gun Shy: Komedi Absurd Penuh Warna dari Antonio Banderas, Malam Ini di Trans TV