Suara.com - Musisi Anji Manji menyuarakan kegusaran mendalam terhadap tata kelola industri musik di Tanah Air, khususnya terkait kinerja Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) atau Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
Mantan vokalis Drive itu bahkan menyerukan perlunya sebuah revolusi total untuk memperbaiki sistem yang ada.
Pernyataan keras ini dilontarkan Anji dalam obrolan di kanal YouTube Kacamata Nanda.
Menurut Anji, masalah yang ada di tubuh lembaga royalti sudah terlalu mendasar untuk sekadar diperbaiki dengan mengganti personel.
"Kalau gue pribadi, bikin lembaga baru," kata Anji menjawab pertanyaan Nanda Persada mengenai solusi efektif untuk masalah royalti, dikutip dari podcast keduanya yang tayang di YouTube sehari lalu.
Kekecewaan musisi berusia 46 tahun ini berpangkal pada kinerja dan pernyataan-pernyataan kontroversial yang pernah dilontarkan oleh komisioner LMKN.
"Kok bisa sih, seorang komisioner LMKN yang melalui fit and proper test, yang memang terpilih orang-orangnya, mengeluarkan statement yang, why gitu?" tanya Nanda Persada.
"Pernyataannya emang why banget sih," sahut Anji.
Karena ketidakpercayaan terhadap lembaga yang ada, Anji merasa satu-satunya jalan keluar adalah dengan membentuk sebuah lembaga yang benar-benar baru, bukan sekadar mengganti pengurusnya.
Baca Juga: Ahmad Dhani Desak Revisi UU Hak Cipta: Penyanyi Harus Tetap Minta Izin Pencipta Lagu untuk Konser
Ia merasa perubahan drastis diperlukan untuk memutus mata rantai masalah yang sudah berlarut-larut.
"Kita perlu revolusi, Mas," ucap Anji dengan mantap.
"Kita perlu revolusi tata kelola industri musik di Indonesia," pungkasnya.
Kisruh royalti musik sendiri kini sudah jadi isu nasional dan DPR RI sampai ikut turun tangan membantu mencari solusi.
Untuk 2 bulan ke depan, perumusan revisi UU Hak Cipta yang melibatkan para pencipta lagu akan dikebut demi tercapainya suasana kerja yang kondusif.
Dalam kurun waktu tersebut, seluruh karya cipta berupa lagu yang bersifat komersil akan dibebaskan dari pungutan royalti.
Namun, aturan tidak berlaku bagi para penyelenggara konser, yang kini wajib menyelesaikan pembayaran hak pertunjukkan (performing rights) ke LMK sebelum gelaran acara.
Tag
Berita Terkait
-
Tompi Sebut Sistem Royalti Sekarang Jadul, Minta LMK Tiru Spotify
-
Resmi Hengkang dari WAMI, Tompi Ancam Tempuh Jalur Hukum Jika Royalti Lagunya Masih Ditagih
-
Anji Sebut Sistem Royalti 'Maling Terkonsep': Uang Pencipta Lagu Diambil Jadi Dana Cadangan
-
"Rahasia Perempuan" Jadi Penanda Sejarah, Ari Lasso Tegaskan WAMI Tak Bisa Seenaknya Tagih Royalti
-
Deddy Corbuzier Todong Royalti ke Stasiun TV Usai Vidi Aldiano Manggung
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam