Entertainment / Film
Kamis, 28 Agustus 2025 | 19:00 WIB
Film Indonesia Tayang di Busan International Film Festival 2025. (Instagram/mondayclubstudio)

Pangku mengangkat cerita tentang tradisi kopi pangku dari pesisir pantai utara dengan fokus cerita pada sosok Sartika, seorang ibu yang terjepit krisis kehidupan.

Pangku dibintangi oleh Fedi Nuril, Shakeel Aisy, Claresta Taufan, Devano Danendra, hingga artis senior Christine Hakim.

3. Rangga & Cinta

Film Indonesia Tayang di Busan International Film Festival 2025.

Selanjutnya ada film Rangga & Cinta yang juga bakal tayang perdana di BIFF 2025 di section A Window on Asian Cinema.

Film yang merupakan remake dari Ada Apa dengan Cinta? ini sendiri sudah memastikan tayang rilisnya di bioskop yaitu pada 2 Oktober 2025 mendatang.

Diarahkan oleh Riri Riza, film Rangga & Cinta yang dibintangi oleh El Putra Sarira dan Leya Princy menawarkan cerita yang segar dengan nuansanya khas Gen Z.

4. The Fox Ring

Film Indonesia Tayang di Busan International Film Festival 2025.

BIFF 2025 menjadi ajang unjuk gigi Dian Sastrowardoyo lantaran The Fox King yang dibintanginya juga akan tayang di section A Window on Asian Cinema.

Film yang disutradarai oleh Woo Ming Jin, sutradara asal Malaysia ini menjadi film kedua Dian Sastrowardoyo yang tayang di Busan International Film Festival 2025.

Baca Juga: 7 Fakta Menarik Mothernet, Film Sci-Fi Dian Sastrowardoyo yang Siap Mendunia

Mengambil latar pesisir Malaysia pada tahun 2000-an, The Fox Ring berkisah tentang saudara kembar, Ali dan Amir.

Hubungan persaudaraan keduanya menghadapi ujian berat saat seorang guru baru bernama Laura muncul di tengah mereka. 

Selain Dian Sastro, The Fox King juga dibintangi oleh Hadi Putra, Amerul Affendi, Kin Wah Chew. dan Idan Aedan.

5. Sekat Sekat

Film Indonesia Tayang di Busan International Film Festival 2025.

Jika empat film tadi akan tayang di section Visio - Asia dan A Window on Asian Cinema, maka Sekat Sekat akan berkompetisi.

Ya, film yang dikenalkan dengan judul internasional Throughout These Cages akan berkompetisi di section Asian Short Film Competition BIFF 2025. 

Sekat Sekat bakal bersaing dengan film pendek dari negara lain seperti Malaysia, Singapura, Thailand, China, Jepang, India, Taiwan, Nepal, sampai Kanada.

Berdurasi 16 menit, film yang diarahkan oleh Aaron Pratama ini mengikuti kisah Asun yang ingin merenovasi rumah lama mereka setelah membaca surat wasiat sang ayah.

Tapi keinginan Asun tidak direstui Aling sang ibu karena ada masa lalu yang belum tuntas di rumah tersebut.

6. Badarawuhi di Desa Penari

Film Indonesia Tayang di Busan International Film Festival 2025.

Pada urutan terakhir ada Badarawuhi di Desa Penari yang sukses duduk di posisi ke-18 sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Badarawuhi di Desa Penari berhasil masuk daftar Special Screenings di BIFF 2025.

Film yang disutradarai Kimo Stamboel ini dikenalkan dengan judul baru yaitu Dancing Village: The Curse Begins.

Menariknya, Badarawuhi di Desa Penari akan tayang di section yang sama dengan film yang sedang laris saat ini, KPop Demon Hunters (Special Sing-along). 

Itulah enam film Indonesia tayang di Busan International Film Festival 2025. 

Dari film-film tadi ada yang akan tayang perdana secara global dan ada juga yang akan berkompetisi.

Terpilihnya keenam film tadi untuk tampil di BIFF 2025 tentu menjadi kebanggan bagi industri film Tanah Air.

Kontributor : Safitri Yulikhah

Load More