- Desta tidak akan tinggal diam jika melihat adanya ketidakadilan
- Dia minta 17+8 Tuntutan Rakyat didengar dan ditindaklanjuti
- Desta menekankan pentingnya ketegasan dan kebijakan presiden dalam menentukan masa depan bangsa.
Suara.com - Presenter Deddy Mahendra Desta menyampaikan pesan terbuka yang ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @desta80s, ia menyuarakan keresahan dan mengingatkan harapannya saat memilih Prabowo dalam pemilu sebelumnya.
Dalam unggahannya, Desta membagikan sebuah gambar dengan latar belakang merah muda yang bertuliskan “17+8 TUNTUTAN RAKYAT” dengan tiga kata kunci: “Transparansi. Reformasi. Empati.”
Menyertai gambar tersebut, Desta menuliskan keterangan yang menjadi pesan terbuka kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa sebagai pemilih, ia memiliki hak untuk mengkritik dan mengawasi jalannya pemerintahan.
“Yth Pak Presiden @Prabowo. Ayo Pak.. dulu saya memilih Bapak pasti karena ada harapan.. saya sudah menentukan pilihan, berarti saya berhak mengkritik dan mengawasi pemerintahan supaya harapan itu tetap terjaga,” tulis Desta, dikutip dalam keterangan unggahannya, Senin (1/9/2025).
Ia juga menyatakan tidak akan tinggal diam jika melihat adanya ketidakadilan.
Desta kemudian dengan tegags meminta Presiden Prabowo untuk tidak mengecewakan para pemilihnya dan mendengarkan suara rakyat.
"Saya tidak akan bisa terus diam jika ada ketidakadilan ayo Pak Presiden, jangan buat kami sedih dan kecewa dengan pilihan yang sudah menjadikan Bapak pemimpin negeri ini," lanjutnya.
Desta bahkan menyinggung kekhawatirannya dengan adanya kemungkinan tidak menggunakan hak pilih (golput) pada pemilu mendatang, karena adanya krisis kepercayaan.
Baca Juga: Ferry Irwandi Sentil Prabowo Usai Penyerangan Kampus Unpas dan Unisba oleh Aparat: Terorisme!
"Saya tidak berharap golput adalah pilihan terbaik saya di Pemilu berikutnya akibat krisis kepercayaan terhadap siapapun pilihan calon nya nanti," tambahnya, ditulis dalam keterangan unggahan tersebut.
Di akhir pesannya, Desta kembali menekankan pentingnya ketegasan dan kebijakan presiden dalam menentukan masa depan bangsa, serta menutup pesannya dengan harapan bahwa keinginannya untuk Indonesia yang lebih baik sejalan dengan keinginan sang presiden.
"Ketegasan dan kebijakan Bapak sangat penting dalam menentukan masa depan bangsa ini, termasuk harus mendengarkan keresahan kita sebagai rakyat, yuk Pak.. kita pasti sama kok.. ingin Indonesia lebih baik..dan harapan itu masih ada," tutup Desta, pada akhir keterangan unggahannya.
Sebelumnya, unggahan “17+8 TUNTUTAN RAKYAT” dengan tiga kata kunci: “Transparansi. Reformasi. Empati.” merupakan rangkuman aspirasi masyarakat yang dipicu oleh gelombang demonstrasi pada akhir Agustus 2025 terkait berbagai isu, termasuk kenaikan tunjangan DPR dan kasus kekerasan aparat.
Gerakan itu memuat tuntutan mendesak, 17 perbaikan jangka pendek yang harus dipenuhi hingga 5 September 2025 dan 8 tuntutan jangka panjang untuk direalisasikan dalam waktu satu tahun.
Reporter : Nur Saylil Inayah
Berita Terkait
-
Sebut Gerakan Aksi Massa Konstitusional, Bivitri Sindir Pidato Prabowo: Tak Selesaikan Akar Masalah!
-
Brutalitas Polisi Cuma Dianggap Khilaf? Pernyataan Prabowo Bikin Publik Makin Gerah
-
CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Minta Rakyat Jarah Rumah Bahlil dan Sri Mulyani?
-
Pejabat Pongah dan Korupsi Jadi Sorotan! Tokoh Lintas Agama 'Sentil' Prabowo dan Puan
-
Prabowo Blak-blakan: Polisi Kadang Khilaf! Tapi...
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding