Seolah untuk meredam amarah publik, Nafa Urbach berjanji akan memberikan gajinya kepada masyarakat dapil Jawa Tengah 6 yang memilihnya, khususnya guru.
Meski dr Richard Lee tak menyebutkan nama, warganet meyakini apabila sindirannya ditujukan kepada Nafa Urbach.
Pernyataan Nafa Urbach soal memberikan gajinya kepada masyarakat dirasa dr Richard Lee tak masuk akal.
Sebab Nafa Urbach adalah seorang artis sebelum menjadi anggota DPR RI, bukan pengusaha.
"Kecuali kayak gini, gue punya klinik kecantikan Athena. Gue punya perusahaan besar. Gue ada duit lah, pemasukan gue. Terus gue mau mendedikasikan diri ke pemerintah," tutur dr Richard Lee.
"'Gue enggak butuh duit deh, pokoknya gue pengin benerin nih tentang skincare' misalnya kayak gitu ya," katanya.
Apabila Nafa Urbach punya penghasilan lain selain menjadi anggota DPR, maka wajar ingin memberikan gaji kepada masyarakat.
"Ini enggak ada job lain, enggak ada perusahaan lain, enggak ada sampingan lain, terus ngasih gaji ke (masyarakat). Logic enggak?" kata dr Richard Lee mempertanyakan.
Melihat masyarakat justru senang dengan janji Nafa Urbach, dr Richard Lee mengaku miris.
Baca Juga: Guru Besar Musni Sebut Tak Ada Gunanya Pecat Uya Kuya, Sahroni Hingga Nafa Urbach
"Terus yang di bawah ngerasa seneng. 'Hore, terima kasih. Anda baik sekali. Anda.. wah saya pilih lagi lah nanti,'" tutur Richard Lee.
Virdian Aurellio Hartono pun merasa yang dilakukan Nafa Urbach tersebut adalah sebuah pembodohan.
Di sisi lain, Nafa Urbach telah dinonaktifkan sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasional Demokrat atau NasDem per tanggal 1 September 2025.
Nafa Urbach dan Ahmad Sahroni dari Partai NasDem sama-sama dinonaktifkan karena pernyataan yang tidak memiliki empati sebagai wakil rakyat.
Namun nyatanya Nafa Urbach memiliki bisnis selain pekerjaannya sebagai artis sejak 1994 dan anggota DPR RI pada 2024, tak seperti dugaan dr. Richard Lee.
Nafa Urbach berbisnis Beauty Water Spray, kafe bernama Kedai CLBK, minuman cokelat, dan restoran seafood.
Berita Terkait
-
Guru Besar Musni Sebut Tak Ada Gunanya Pecat Uya Kuya, Sahroni Hingga Nafa Urbach
-
Pimpinan DPR Setuju Setop Gaji dan Tunjangan Anggota Dewan Nonaktif
-
Richard Lee Bocorkan Chat dengan Pinkan Mambo Jelang Syuting, Dipaksa Beli Donat Rp1 Juta
-
Nafa Urbach, Eko Patrio Hingga Uya Kuya Terancam Tak Terima Gaji DPR Usai Dinonaktifkan
-
'Nanti Ada Proses': Saan Mustopa Isyaratkan PAW Jadi Langkah Selanjutnya untuk Sahroni-Nafa?
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Dihina 9 Muridnya Sendiri, Balasan Guru SMAN 1 Purwakarta Ini Bikin Haru
-
Kabar Terbaru Aa Juju di Kenya, Sempat Bikin Khawatir karena Diikuti Warga Lokal
-
Bawa Ilmu Hollywood ke Tanah Air, Ronny Gani Rombak Semesta Garuda di Dadaku Lewat Animasi Fantasi
-
Diajak Main Film, Kegigihan Barista Disabilitas Pukau Baim Wong
-
Bikin Mikir Keras! Teori Arti Nomor Seragam Napi di Film Ghost in the Cell
-
Viral Nenek Aniaya Cucu hingga Tewas, Tak Dibenarkan tapi Dikasihani
-
5 Rekomendasi Drakor Tema Monarki Konstitusional, Perfect Crown Jadi Trending
-
Siswa SMP di Sumedang Putus Sekolah dan Harus Jualan Ayam Goreng Tepung
-
Viral Gadis Kelas 2 SMA dari Luar Kota Datangi Rumah Pacar, Ternyata Sudah Beristri dan Anak
-
3 Point Kronologi Ruben Onsu Diduga Kena Tipu Miliaran Rupiah Gara-Gara Bisnis Mukena