Oleh sebab itu, robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny menjadi pengingat untuk lebih peduli kepada pesantren.
"Agar pesantren bisa menjadi tempat belajar yang aman dan layak bagi masyarakat," jelas wanita kelahiran 1974 itu.
Lebih lanjut, mengenai dugaan kiai hidup bermewah-mewahan alias hedon, Yenny Wahid yakin hanya sebagian kecil saja.
"Kenyataannya yang punya mobil mewah mungkin hanya satu dua orang saja dari jutaan kiai pesantren yang mengabdi dengan keikhlasan," tegasnya.
Justru banyak kiai yang menurut Yenny Wahid punya usaha sampingan agar biaya pesantren tetap murah untuk para santri.
Yenny Wahid pun membantah eksploitasi yang dituduhkan kepada para santri yang mencium tangan kiai.
"Itu bukan bentuk eksploitasi. Itu tanda cinta dan penghormatan karena kiai memberikan ilmunya dengan keikhlasan, bukan karena bayaran," terangnya.
Terakhir, Yenny Wahid mendorong perbaikan pesantren terutama soal keamanan dan fasilitas agar kejadian buruk yang telah lalu tidak terulang di kemudian hari.
Hanya saja Yenny Wahid juga meminta masyarakat untuk tidak melupakan jasa pesantren dalam memberikan ilmu dengan biaya murah.
Baca Juga: Kekayaan Atalia Praratya Tembus Rp26,5 M, Digeruduk Santri Buntut Pernyataan Soal Ponpes Al Khoziny
"Mereka tidak mencari kekayaan, mereka menyalakan cahaya. Dan tugas kitalah menjaga agar cahaya itu tak pernah padam," tutup Yenny Wahid di caption.
Unggahan Yenny Wahid menuai pro kontra karena terkesan membela pesantren.
Namun Yenny Wahid menegaskan bahwa unggahannya justru mengajak pesantren untuk berbenah.
"Mohon maaf Mbak Yenny, yang mbak cerita itu benar pada masa penjajahan, dan Kiai pada ikhlas untuk membangun negeri ini, tapi juga harus berimbang dengan kejadian akhir-akhir ini di medsos, kehidupan yang hedon sebagian pemilik pesantren dalam kemewahan," komentar akun @suparno_n***.
"@suparno_n*** ya ini harus menjadi momen intropeksi kalangan pesantren juga," balas Yenny Wahid. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Kekayaan Atalia Praratya Disorot, Ini Pemicu Kemarahan Santri Se-Bandung
-
Cak Imin Sebut Ada Ortu Santri Al Khoziny Bersyukur Anaknya Meninggal: Tiga Lagi Kalau Bisa
-
Atalia Praratya dari Partai Apa? Geger Rumahnya Digeruduk Santri
-
Ini Ucapan Atalia Praratya yang Dinilai Melukai Hati Santri, Rumah Sampai Didemo
-
Kronologi Rumah Atalia Praratya Digeruduk Santri, Berawal dari Ucapan Soal Ponpes Al Khoziny
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Cekcok saat Rapat, 2 Pentolan Golkar Riau Ditantang Duel di Atas Ring Tinju
-
5 HP Murah Terbaik untuk Ojol Menurut Review, Performa Gacor Mulai Rp1 Jutaan
-
Lebih Kejam dari Ghosting: Kenali Breadcrumbing, Jebakan Cinta yang Menguras Mental
-
AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026
-
Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'
-
Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia
-
4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat
-
Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD