-
Sandra Dewi resmi menggugat Kejaksaan Agung untuk menuntut kembali aset pribadinya yang disita terkait kasus suami.
-
Ia memperjuangkan 88 tas mewah, logam mulia, dan deposito Rp 33 miliar yang diklaim hasil kerja kerasnya sendiri.
-
Sandra Dewi berpegang pada perjanjian pisah harta sebelum menikah sebagai bukti kuat bahwa kekayaannya bukan dari Harvey Moeis.
Suara.com - Di tengah pusaran kasus korupsi timah yang menjerat suaminya, Harvey Moeis, artis Sandra Dewi menolak untuk pasrah.
Alih-alih meratapi nasib, ia mengambil langkah berani dengan melawan negara secara hukum.
Sandra Dewi secara resmi mengajukan keberatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menuntut pengembalian aset-aset pribadinya yang ikut disita.
Dari tas mewah hingga deposito miliaran rupiah, ia berjuang membuktikan bahwa hartanya tidak berasal dari aliran dana korupsi.
Lantas, apa saja fakta menarik di balik perlawanan hukum Sandra Dewi ini? Mari kita bedah satu per satu.
1. Mengajukan Gugatan Resmi Melawan Kejaksaan Agung
Sandra Dewi tidak main-main dalam memperjuangkan haknya. Bersama dua kerabatnya, Kartika Dewi dan Raymon Gunawan.
Dia mendaftarkan gugatan keberatan dengan nomor perkara 7/PID.SUS/KEBERATAN/TPK/2025/PN.Jkt.Pst.
Pihak yang digugat adalah Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Agung RI. Langkah ini menunjukkan keseriusannya untuk memisahkan aset pribadinya dari harta Harvey Moeis yang diputuskan dirampas untuk negara.
Ini bukan lagi sekadar klarifikasi di media, melainkan sebuah pertarungan hukum di meja hijau.
Baca Juga: Gugat Jaksa Kasus Harvey Moeis, Sandra Dewi Ngotot Aset-aset Ini Dikembalikan, Apa Saja?
2. Deretan Harta Fantastis yang Dituntut Kembali
Aset yang diperjuangkan Sandra Dewi nilainya tidak sedikit. Sorotan utama tertuju pada 88 tas branded yang selama ini identik dengan gaya hidup mewahnya.
Selain itu, ia juga menuntut pengembalian logam mulia dan yang paling mencengangkan, deposito pribadi senilai Rp33 miliar di Bank Mega.
Jumlah ini tentu saja membuat publik bertanya-tanya, dari mana sumber kekayaan fantastis tersebut jika bukan dari suaminya?
3. Semua Harta Diklaim Hasil Keringat Sendiri
Inilah argumen utama Sandra Dewi. Ia menegaskan bahwa seluruh aset yang disita adalah murni hasil kerja kerasnya di dunia hiburan.
Soal 88 tas mewah, ia bersaksi di pengadilan bahwa tas-tas itu didapat dari endorsement, bukan dibelikan oleh Harvey Moeis.
Begitu pula dengan deposito Rp33 miliar dan dua rekening lainnya, yang diakui Harvey Moeis sebagai tabungan Sandra sejak ia merantau ke Jakarta dan meniti karier sebagai artis.
Harvey bahkan mengaku tidak mengetahui keberadaan rekening tersebut.
4. Perjanjian Pisah Harta Sebelum Menikah
Sandra Dewi memiliki dasar hukum yang kuat untuk gugatannya perjanjian pisah harta.
Dokumen yang dibuat di hadapan notaris pada 12 Oktober 2016 ini menjadi bukti bahwa ia dan Harvey Moeis telah sepakat untuk memisahkan kekayaan mereka sejak sebelum menikah.
Perjanjian ini menjadi senjata pamungkas untuk membuktikan bahwa aset yang ia peroleh dari kariernya tidak bisa dicampuradukkan dengan harta suaminya, apalagi yang terkait dengan kasus pidana.
5. Rekam Jejak Karier Mentereng Sandra Dewi
Untuk meyakinkan hakim, Sandra Dewi membeberkan perjalanan kariernya yang gemilang.
Ia mengingatkan publik bahwa dirinya bukanlah sosok yang baru kemarin sore di industri hiburan.
Sejak tahun 2004, ia telah aktif sebagai artis, model, dan bintang iklan. Dengan lebih dari 220 kontrak sebagai brand ambassador dan ratusan episode sinetron, ia membuktikan bahwa penghasilannya lebih dari cukup untuk mengakumulasi kekayaan yang kini disita.
Baginya, ia adalah wanita mandiri yang sudah mapan secara finansial jauh sebelum menjadi istri Harvey Moeis.
Penutup
Perlawanan hukum yang dilancarkan Sandra Dewi kini menjadi babak baru yang sangat menarik untuk diikuti.
Dengan berbekal bukti perjanjian pisah harta dan rekam jejak kariernya yang panjang, ia menantang keputusan negara.
Apakah argumen dan bukti-bukti yang ia ajukan cukup kuat untuk meyakinkan majelis hakim?
Publik kini menanti, apakah Sandra Dewi akan berhasil merebut kembali aset-asetnya dan membuktikan kemandirian finansialnya di mata hukum.
Berita Terkait
-
Gugat Jaksa Kasus Harvey Moeis, Sandra Dewi Ngotot Aset-aset Ini Dikembalikan, Apa Saja?
-
Sandra Dewi Keberatan Harta Disita Kejagung, Hasil Keringat Sendiri atau Uang Panas Korupsi Timah?
-
Apa Saja Aset Sandra Dewi yang Mau Direbut Kembali? Ini Daftar Hartanya
-
Apa Pekerjaan Sandra Dewi Sekarang? Istri Harvey Moeis Minta Hartanya Dikembalikan
-
Sandra Dewi Minta Hartanya Dibalikin, Apa Kata Alkitab soal Korupsi?
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme
-
Fajar Sadboy Dilabrak Vincent Verhaag Gara-Gara Chat 'I Miss You' ke Jessica Iskandar
-
Terpikat Karya Wregas Bhanuteja, Anggun C. Sasmi Akhirnya Debut di Layar Lebar
-
Maia Estianty Ternyata Sudah 16 Tahun Pelihara Anjing, Bagaimana Hukumnya di Islam?
-
Deddy Corbuzier Ancam Peramal yang Bicarakan Kematian Vidi Aldiano: Saya Kejar Sampai Liang Kubur!
-
Uniknya Konsep 'Pesta Kerasukan' di Film Para Perasuk
-
Rekomendasi Drama Korea Bergenre Hukum yang Wajib Ditonton, Terbaru Phantom Lawyer
-
Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace
-
Sinopsis The Matrix Resurrections, Tayang Dini Hari Nanti Menemani Sahur Anda di Trans TV
-
Pandji Pragiwaksono Rilis Buku Mens Rea April Mendatang, Bedah Data di Balik Materi Komedi