- Justice Collaborator adalah pelaku kejahatan (tersangka/terdakwa) yang bersedia bekerja sama dengan penegak hukum untuk membongkar tindak pidana yang terorganisir atau sulit diungkap.
- Status JC tidak otomatis diberikan, melainkan harus memenuhi kriteria ketat terutama dengan memberikan informasi signifikan yang dapat membongkar jaringan kejahatan yang lebih besar (misalnya, bandar narkoba atau otak kasus korupsi).
- Peran utama JC adalah memutus mata rantai kejahatan dan menyeret pelaku utama dengan memberikan kesaksian jujur sebagai kunci dalam penegakan hukum, terutama dalam kasus terorganisir seperti narkotika.
Suara.com - Melalui tim kuasa hukumnya, Ammar Zoni resmi mengajukan permohonan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk mendapatkan status sebagai Justice Collaborator (JC).
Langkah ini diambil mengingat beratnya dakwaan yang dihadapi sang aktor. Permohonan tersebut telah diajukan oleh pihak keluarga dan pengacara Ammar Zoni sejak 26 November 2025.
Hal ini berkaitan erat dengan perannya dalam perkara dugaan peredaran narkotika golongan I dengan berat melebihi lima gram, sebuah kasus serius yang saat ini tengah bergulir di meja hijau Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Pihak LPSK sendiri telah mengonfirmasi penerimaan berkas permohonan tersebut dan menyatakan bahwa surat pengajuan kini sedang dalam tahap penelaahan serta pendalaman materi.
Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Justice Collaborator yang kini diperjuangkan oleh pihak Ammar Zoni?
Definisi Justice Collaborator
Dilansir dari laman Hukumonline pada Jumat, 5 Desember 2025, Justice Collaborator merupakan sebuah istilah hukum yang merujuk pada saksi pelaku yang bersedia bekerja sama dengan aparat penegak hukum.
Tujuannya adalah untuk membongkar suatu tindak pidana tertentu, biasanya kejahatan yang terorganisir atau sulit diungkap.
Secara sederhana, arti justice collaborator adalah pelaku kejahatan yang memberikan keterangan dan bantuan kepada para penegak hukum. Meskipun berstatus sebagai pelaku, tidak semua tersangka yang bersikap kooperatif otomatis bisa mendapatkan status istimewa ini.
Baca Juga: Ammar Zoni Minta Jadi Justice Collaborator, LPSK Ajukan Syarat Berat
Ada kriteria ketat yang harus dipenuhi, terutama mengenai bobot informasi yang diberikan untuk membongkar jaringan kejahatan yang lebih besar, seperti sindikat narkoba atau kasus korupsi.
Posisi seorang Justice Collaborator terbilang unik dan kompleks dalam sistem peradilan pidana. Seseorang dengan status ini memikul dua peran sekaligus, yakni sebagai tersangka atas kejahatan yang dilakukannya, sekaligus sebagai saksi kunci yang wajib memberikan keterangan jujur di dalam persidangan.
Keterangan inilah yang nantinya diharapkan dapat menyeret pelaku utama atau otak di balik kejahatan tersebut.
Peran Vital dalam Penegakan Hukum
Keberadaan seorang JC dianggap sebagai instrumen vital dalam membongkar kasus-kasus yang bersifat tertutup dan terorganisir. Dalam konteks kasus narkotika seperti yang dihadapi Ammar Zoni, peran JC biasanya diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran obat terlarang dengan mengungkap identitas bandar besar atau pemasok utamanya.
Seorang justice collaborator berperan sebagai kunci penting dalam penegakkan hukum. Fungsi strategis dari status ini meliputi beberapa aspek krusial, antara lain membantu mengungkap suatu tindak pidana yang telah terjadi atau mencegah akan terjadinya suatu tindak pidana baru,
mempermudah negara dalam upaya pengembalian aset (asset recovery) yang dihasilkan dari tindak pidana, khususnya dalam kasus korupsi atau pencucian uang, dan memberikan informasi valid dan akurat kepada aparat penegak hukum mengenai peta kejahatan.
Peran lainnya adalah memberikan kesaksian yang signifikan dalam proses peradilan untuk menjerat pelaku lain yang memiliki peran lebih besar.
Berita Terkait
-
Sony Sonjaya Ajukan JC, LPSK Masih Tunggu Permohonan Perlindungan
-
Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG
-
Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
-
Siap Bernyanyi! Sony Sanjaya Ajukan JC, Seret 20 Nama Lebih di Kasus Korupsi MBG
-
Sony Sanjaya Ajukan JC: Klaim Ditekan Nama Besar, Bukan Otak di Balik Korupsi MBG!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan