- Pandji Pragiwaksono menjadi sorotan karena lawakan mengenai kondisi fisik Gibran yang dianggap menghina fisik seseorang.
- Musisi sekaligus dokter Tompi mengkritik lawakan tersebut, menyatakan kondisi medis mata tidak pantas dijadikan bahan lelucon.
- Warganet mengungkit jejak digital akun Fufufafa tahun 2014 yang pernah menghina fisik korban teror, menuntut keadilan.
Suara.com - Lawakan Pandji Pragiwaksono soal 'mata ngantuk Gibran' tengah menjadi sorotan. Ada yang membela, lainnya mengkritisi karena dianggap telah menghina fisik seseorang.
“Ada yang memilih pemimpin berdasarkan tampang? Banyak. Ganjar ganteng ya, Anies manis ya, Prabowo gemoy ya, atau wakil presidennya, Gibran ngantuk ya. Salah nada, maaf. Gibran, ngantuk ya?” kata Pandji dalam shownya tersebut.
Salah satu yang memberikan kritik adalah Tompi, musisi yang juga Dokter Bedah Plastik ini menyebut, kondisi fisik seseorang bukanlah perkara yang pantas untuk dijadikan banyolan.
"Apa yang terlihat “mengantuk” pada mata, dalam dunia medis dikenal sebagai PTOSIS, suatu kondisi anatomis yang bisa bersifat bawaan, fungsional, atau medis, and sama sekali BUKAN BAHAN LELUCON,” tulis dr. Tompi.
Komentar, bukan hanya hadir dari Tompi, Tapi juga segelintir warganet di X. Saat yang lain membela Gibran, warganet memberikan contoh lain ada akun Fufufafa yang belasan tahun lalu juga sempat menghina fisik seseorang.
Salah satu warganet lantas mengungkit kembali jejak digital akun Fufufafa pada Agustus 2014. Kala itu, ia mengomentari berita mengenai kader partai bernama Novela yang menjadi korban teror.
"Kasihan rumahnya dibakar sampai gosong itu kulit," tulis akun Fufufafa yang komentarnya kini kembali viral di platform X sebagai respons atas keriuhan materi Pandji tersebut.
Para pengguna internet pun ramai-ramai mengadu kepada dr. Tompi agar bersikap adil dalam melihat fenomena perundungan fisik atau body shaming yang terjadi di dunia digital.
"Nih si Fufufafa juga kelewatan ya pak dokter," kata salah satu warganet yang merasa gusar dengan komentar lawas akun yang sering dikaitkan dengan lingkaran kekuasaan tersebut.
Baca Juga: Jadikan Mata Ngantuk Wapres Gibran Bahan Roasting, Tompi Semprot Pandji Pragiwaksono
"Padahal Fufufafa lebih sadis lagi, tapi mereka diam," tulis sang pemilik akun @linggagumelar yang menutup perdebatan panas mengenai etika berkomedi di tanah air ini.
Berita Terkait
-
Tak Diberi Tulang Lagi Dipastikan Bukan Lagu Kuburan Band
-
Tompi Tegaskan Bertemu Gibran Bukan untuk Cari Jabatan
-
Raffi Ahmad Kembali Terseret Rumor Pencucian Uang, Merry Ahmad: Aku Saksi Hidupnya
-
Heboh Pernyataan Pandji Pragiwaksono soal Ahmad Dhani di Tengah Promosi Spesial Netflix 'Mens Rea'
-
Pandji Pragiwaksono Sentil Warga Jabar Suka Pilih Pemimpin Artis, Tuai Reaksi Dedi Mulyadi
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Maxime Bouttier dan Raihaanun Bintangi Series Tante Sonya: Kisah Cinta Beda Usia
-
Profil Teuku Ryan, Aktor Senior yang Diduga Jadi Ayah Kandung Ressa Rizky Anak Denada
-
Daftar Pemain The King's Warden, Film Korea Terlaris Tayang di Bioskop Indonesia Hari Ini
-
Royalti Anjlok ke Rp25 Juta, Rhoma Irama Sentil Kinerja LMKN
-
Lucinta Luna Balik Jadi Perempuan saat ke Korea, Tampil Maskulin Cuma Prank?
-
Tak Sekadar Cari Uang, Ini Alasan Mulia Pak Tarno Tetap Ngamen Sulap Meski Terkena Stroke
-
Terpidana Doni Salmanan Diduga Keluyuran di Mal, Istri Klarifikasi Isu Harta Tak Disita
-
Buntut Kekecewaan Zaskia Adya Mecca, Pengadilan Militer Klarifikasi Tunda Persidangan
-
Sinopsis Drakor As You Stood By di Netflix: Perlawanan Korban KDRT, Isu Lokal Masyarakat Indonesia