Entertainment / Gosip
Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:53 WIB
Eca Aura (Instagram/elsaajapasal)
Baca 10 detik
  • Eca Japasal secara tegas membantah melalui Instagram bahwa dirinya memiliki atau menggunakan "tabung pink" (Whip Pink) yang sedang viral.
  • Saat ditemui langsung oleh media di Blok M, Eca memilih bungkam dan menghindari pertanyaan lebih lanjut mengenai keberadaan benda tersebut di rumahnya.
  • Isu ini mencuat karena kekhawatiran publik terhadap penyalahgunaan gas Nitrous Oxide (N2O) dalam tabung tersebut yang dapat menyebabkan kerusakan saraf hingga kematian.

Suara.com - Eca Aura atau Eca Japasal sempat menjadi sorotan karena diduga menyimpan tabung whip pink di rumah yang sedang ramai dibicarakan.

Lewat Instagram, Eca membantah memiliki, bahkan menyalahgunakan gas N2O tersebut.

"Aku nggak pernah memiliki, menggunakan atau melakukan aktivitas apapun terkait dengan tabung pink,” kata Eca di Instagram pada 9 Februari 2026.

Tapi publik belum puas atas klarifikasi Eca. Pertanyaannya, kenapa benda tersebut terlihat di dalam rumahnya, seperti dalam video yang beredar di media sosial.

Awak media yang bertemu Eca Aura usai mengisi acara, meminta klarifikasi. Namun artis 24 tahun ini memilih menghindar.

"Sudah sesuai klarifikasinya," ucap Eca singkat ditemui di Blok M, Jakarta Selatan pada Jumat, 13 Februari 2026.

Eca Aura kemudian berjalan cepat bersama seorang perempuan dan laki-laki. Ia tidak lagi bicara soal apakah benar memiliki tabung pink tersebut di rumahnya.

Kabar tabung Whip Pink berada di rumah Eca berawal dari sebuah video.

warganet mendapati barang mirip dengan whip pink dalam konten Eca Aura pindahan rumah.

Baca Juga: Whip Pink Kembali Terlihat di Apartemen Eca Aura, Padahal Sudah Dibantah

"Kan aku nonton video Eca waktu pindah rumah terus aku liat ada tabung whip pink di kamarnya," tulis warganet yang pertama kali 'menemukan' whip pink.

Tabung whip pink ramai dibahas setelah kematian Lula Lahfah. Polisi memastikan menemukan tabung tersebut di apartemen, tempat Lula ditemukan meninggal.

Polisi menyebut gas N2O belakangan sering disalahgunakan. Dalam aturan yang berlaku, izin edar gas tersebut hanya untuk kebutuhan medis dan kuliner.

Load More