- Eca Japasal secara tegas membantah melalui Instagram bahwa dirinya memiliki atau menggunakan "tabung pink" (Whip Pink) yang sedang viral.
- Saat ditemui langsung oleh media di Blok M, Eca memilih bungkam dan menghindari pertanyaan lebih lanjut mengenai keberadaan benda tersebut di rumahnya.
- Isu ini mencuat karena kekhawatiran publik terhadap penyalahgunaan gas Nitrous Oxide (N2O) dalam tabung tersebut yang dapat menyebabkan kerusakan saraf hingga kematian.
Suara.com - Eca Aura atau Eca Japasal sempat menjadi sorotan karena diduga menyimpan tabung whip pink di rumah yang sedang ramai dibicarakan.
Lewat Instagram, Eca membantah memiliki, bahkan menyalahgunakan gas N2O tersebut.
"Aku nggak pernah memiliki, menggunakan atau melakukan aktivitas apapun terkait dengan tabung pink,” kata Eca di Instagram pada 9 Februari 2026.
Tapi publik belum puas atas klarifikasi Eca. Pertanyaannya, kenapa benda tersebut terlihat di dalam rumahnya, seperti dalam video yang beredar di media sosial.
Awak media yang bertemu Eca Aura usai mengisi acara, meminta klarifikasi. Namun artis 24 tahun ini memilih menghindar.
"Sudah sesuai klarifikasinya," ucap Eca singkat ditemui di Blok M, Jakarta Selatan pada Jumat, 13 Februari 2026.
Eca Aura kemudian berjalan cepat bersama seorang perempuan dan laki-laki. Ia tidak lagi bicara soal apakah benar memiliki tabung pink tersebut di rumahnya.
Kabar tabung Whip Pink berada di rumah Eca berawal dari sebuah video.
warganet mendapati barang mirip dengan whip pink dalam konten Eca Aura pindahan rumah.
Baca Juga: Whip Pink Kembali Terlihat di Apartemen Eca Aura, Padahal Sudah Dibantah
"Kan aku nonton video Eca waktu pindah rumah terus aku liat ada tabung whip pink di kamarnya," tulis warganet yang pertama kali 'menemukan' whip pink.
Tabung whip pink ramai dibahas setelah kematian Lula Lahfah. Polisi memastikan menemukan tabung tersebut di apartemen, tempat Lula ditemukan meninggal.
Polisi menyebut gas N2O belakangan sering disalahgunakan. Dalam aturan yang berlaku, izin edar gas tersebut hanya untuk kebutuhan medis dan kuliner.
Berita Terkait
-
DWP Buka Suara soal Promosi Whip Pink: Nama Acara Kami Dicatut
-
Bantah Terlibat, DWP Tegaskan Tak Pernah Promosikan Whip Pink
-
Influencer APG Diperiksa Polisi Kasus Whip Pink, Akui Sudah 15 Kali Beli Buat Rasakan Efek 'Fly'
-
Kasus Whip Pink Seret Influencer ZNM dan YouTuber RV, Ketua Patron Bilang Begini
-
Influencer ZNM dan YouTuber RV Dijemput Paksa Polisi Terkait Kasus Whip Pink, Siapa?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial