- Rekam jejak digital Dwi Sasetyaningtyas kembali viral karena membandingkan perlakuan mertua dan ayah kandungnya.
- Ia menceritakan difasilitasi mewah oleh mertua di Sumba, namun dilarang makan sushi oleh ayahnya di Surabaya.
- Tyas mengaku harus ke psikolog untuk memaafkan ayahnya atas kejadian tersebut yang menjadi kenangan terakhirnya.
"Sampe sekarang aku bolak balik ke psikolog CUMA BUAT MEMAAFKAN perilaku bapakku," tegasnya dalam unggahan tersebut.
Unggahan ini pun dibanjiri komentar pedas dari warganet. Banyak yang menilai Tyas sebagai sosok yang kurang bersyukur dan memiliki sindrom "pick me".
Warganet menganggap permintaannya untuk memaafkan perilaku sang ayah hanya karena urusan makanan adalah hal yang berlebihan, apalagi mengingat status sang ayah yang sudah meninggal dunia.
"Kirain menderita banget jadi WNI. Ternyata hanya orang yang nggak bersyukur aja," tulis akun @hanif_ai dalam takarir unggahannya yang telah dilihat lebih dari 2,4 juta kali.
Munculnya kembali tulisan ini seolah memperkeruh suasana bagi Tyas. Sebelumnya, alumni Teknik Kimia ITB ini sudah menjadi bulan-bulanan publik lantaran konten video paspor Inggris anaknya yang dianggap tidak nasionalis.
Padahal, dia merupakan lulusan S2 di Belanda yang dibiayai penuh oleh negara melalui dana LPDP.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan terbaru dari pihak Dwi Sasetyaningtyas mengenai viralnya kembali unggahan soal keluarga tersebut.
Namun, jejak digital ini semakin menguatkan sentimen negatif publik terhadap integritas dan empati sang influencer lingkungan tersebut.
Baca Juga: Nyawa Siswa MTs Melayang, Dihantam Helm Oknum Brimob di Maluku
Berita Terkait
-
Bangga Anak Jadi WNA, Dwi Sasetyaningtyas Sempat Ngeluh Susahnya Tinggal di Luar Negeri
-
Viral Warga Datang Tarawih Lebih Awal Sejak Pukul 3 Sore, Ada Amplop Berisi Uang yang Jadi Rebutan
-
Viral Ada Grup Puasa Setengah Hari Bikin Istigfar, Lebih Kaget Lihat Jumlah Anggotanya
-
Mertua Eks Pejabat Kementerian, Dwi Sasetya LPDP Terciduk Pamer Fasilitas Negara
-
Dwi Sasetyaningtyas Ditegur LPDP Usai Bangga Anak Jadi WNA, Suami Terancam Sanksi
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Maxime Bouttier dan Raihaanun Bintangi Series Tante Sonya: Kisah Cinta Beda Usia
-
Profil Teuku Ryan, Aktor Senior yang Diduga Jadi Ayah Kandung Ressa Rizky Anak Denada
-
Daftar Pemain The King's Warden, Film Korea Terlaris Tayang di Bioskop Indonesia Hari Ini
-
Royalti Anjlok ke Rp25 Juta, Rhoma Irama Sentil Kinerja LMKN
-
Lucinta Luna Balik Jadi Perempuan saat ke Korea, Tampil Maskulin Cuma Prank?
-
Tak Sekadar Cari Uang, Ini Alasan Mulia Pak Tarno Tetap Ngamen Sulap Meski Terkena Stroke
-
Terpidana Doni Salmanan Diduga Keluyuran di Mal, Istri Klarifikasi Isu Harta Tak Disita
-
Buntut Kekecewaan Zaskia Adya Mecca, Pengadilan Militer Klarifikasi Tunda Persidangan
-
Sinopsis Drakor As You Stood By di Netflix: Perlawanan Korban KDRT, Isu Lokal Masyarakat Indonesia